Dewan Pers

Dark/Light Mode

Transjakarta Lindas Biker Perempuan Hingga Tewas, DPRD DKI: Tindak Tegas Operatornya

Minggu, 13 Maret 2022 20:30 WIB
Bus Transjakarta (Foto: Dok. Transjakarta)
Bus Transjakarta (Foto: Dok. Transjakarta)

RM.id  Rakyat Merdeka - Bus Transjakarta kembali mengalami kecelakaan. Yang terbaru, bus Transjakarta dengan nomor polisi B 7187 UGA melindas seorang pengendara motor perempuan di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Minggu (13/3). Akibat insiden ini, bikers perempuan itu meninggal dunia di tempat.

Menurut Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Jamal Alam, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 06.10 WIB. "Kejadian tepat di Depan Gedung Sinar Mas Land, korban berinisial M," terang Jamal, Minggu (13/3).

Dijelaskan Jamal, motor Yamaha R15 bernomor polisi B 3632 ELJ yang dikemudikan M berjalan dari arah Utara ke Selatan di Jalan MH Thamrin. Di lokasi kejadian, M diduga kehilangan kendali lalu terjatuh. Saat M terjatuh, melintas bus Transjakarta NRKB B 7187 UGA yang dikemudikan S berjalan di sebelah kanannya. 

Berita Terkait : Perang Rusia-Ukraina Bikin Harga Minyak Meroket

"Korban Saudari M jatuh ke kanan hingga tubuhnya masuk ke kolong bus dan terlindas roda kiri belakang dan meninggal dunia di TKP," papar Jamal.

Jenazah M kemudian dibawa ke RSCM Jakarta Pusat untuk divisum. Jamal mengatakan, pihaknya kini sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kecelakaan tersebut.

Insiden ini menarik perhatian Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Nur Afni Sajim. Politisi Partai Demokrat ini menegaskan, kecelakaan bus Transjakarta sudah sangat sering. Ini menunjukkan bahwa pengawasan Transjakarta kepada operator bus sangatlah lemah.

Berita Terkait : Rilis Fitur Transaksi Margin Online Pertama, Ajaib Tawarkan Bunga Rendah 14 Persen

"Ini tidak boleh dibiarkan. Jangan setiap insiden kecelakaan dianggap biasa. Pihak Transjakarta harus berani memberi sanksi tegas kepada operator untuk memberikan efek jera. Sehingga insiden kecelakaan tidak berulang-ulang," ujar Afni, dalam keterangannya, Minggu (13/3).

Afni mengingatkan, Transjakarta adalah milik BUMD DKI Jakarta. Sekecil apa pun insiden yang terjadi dengan Transjakarta akan menjadi beban bagi Pemprov DKI Jakarta.

"Apalagi ini berkaitan dengan nyawa manusia. Jadi seharusnya ada kehati-hatian yang tinggi ketika sopir mengemudikan bus," tandasnya. [DRS]