Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Sebelumnya
Selama ini, lanjut dia, integrasi kebijakan menjadi masalah di Jakarta dan daerah sekitarnya. Padahal, Jabodetabek adalah kesatuan kawasan megapolitan yang permasalahannya saling terkait.
Namun demikian, kata Anggara, usulan ini harus dibahas secara komprehensif.
“Untuk mewujudkan usul ini butuh diskusi panjang dan menyeluruh. Harus memperhatikan aspek peraturan perundang-undangannya,” terangnya.
Baca juga : Kakorlantas Polri: Nggak Perlu Buru-buru Ganti STNK
Fokus Kolaborasi
Pengamat Tata Kota Universitas Trisakti Yayat Supriatna menilai, usulan itu memiliki banyak tantangan untuk direalisasikan. Antara lain, aspek hukum, sosial, dan ekonomi.
“Usulan harus dikaji secara mendalam terlebih dahulu. Pertanyaan lainnya, apakah Pemprov Jabar setuju melepas Depok?” kata Yayat kepada Rakyat Merdeka, kemarin.
Baca juga : NasDem Kota Bandung Ngebet Usung Farhan
Yayat menuturkan, Jakarta merupakan provinsi khusus yang kota-kotanya wilayah administratif. Wali Kota dan Bupatinya dipilih Gubernur dan tidak memiliki Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tingkat 2. “Apakah Depok siap menjadi wilayah administratif?” ujarnya.
Menurut Yayat, ketimbang menggaungkan pembentukan Jakarta Raya, Pemprov DKI, dan Pemerintah Daerah penyangga fokus berkolaborasi.
Dia menilai, indeks kualitas hidup Kota Depok dan Kota Bekasi cukup bagus yakni tertinggi di Jabar. Hal itu efek dari sebagian warganya yang bekerja di Jakarta.
Baca juga : Suarez Ngebet Gabung Ke Liverpool
Yayat juga menilai, selama ini kolaborasi Jakarta dengan wilayah penyangga berjalan baik. “Misalnya sektor transportasi, Transjakarta kan sudah melayani hingga ke Depok dan Bekasi,” paparnya.
Kolaborasi, menurutnya, bisa diterapkan untuk mengatasi banjir. Caranya, DKI Jakarta membuat Ruang Terbuka Hijau (RTH) di daerah penyangga. ■
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya