Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Citayam Fashion Week Di Dukuh Atas Ganggu Ketertiban
Sarinah, Monas, Senayan, TIM, Cocok Buat Catwalk
Senin, 25 Juli 2022 07:30 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Citayam Fashion Week (CFW) di kawasan Dukuh Atas, Sudirman, Jakarta Pusat, mengganggu ketertiban umum. Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berencana menertibkannya. Dan, menyiapkan tempat baru yang lebih nyaman sebagai gantinya.
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria menilai, CFW di Dukuh Atas menggunakan zebra cross melanggar ketertiban umum. Ajang di tengah jalan ini mengganggu aktivitas pejalan kaki dan orang yang ingin menyeberang jalan. Tak hanya itu, lokasi itu menjadi semraut karena banyak pengunjung parkir sembarangan.
“Banyak pengendara motor yang ingin menyaksikan CFW parkir di trotoar. Jalur sepeda juga dijadikan parkir motor. Ini sangat mengganggu sekali,” cetus Riza.
Baca juga : Dugaan Keterlibatan Bos Bank Panin Mu'min Ali Dalam Suap Pajak
Pemprov DKI Jakarta berencana menata dan merelokasi kegiatan remaja SCBD (Sudirman, Citayam, Bojonggede, Depok) tersebut ke tempat lain. Misalnya, di kawasan Monumen Nasional (Monas), Senayan, Taman Ismail Marzuki (TIM), atau pelataran Sarinah.
“Empat lokasi itu bisa dijadikan ajang fashion week. Yang penting jangan melakukan kegiatan di tengah jalan. Itu sangat mengganggu dan berbahaya,” tegasnya.
Riza sependapat dengan pernyataan Polres Metro Jakarta Pusat yang dengan tegas menyatakan zebra cross merupakan jalur untuk menyeberang para pejalan kaki, bukan catwalk untuk pamer busana.
Baca juga : Pagar Pembatas Tribun JIS Ambruk, Seorang The Jak Luka
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Komarudin menjelaskan, kegiatan CFW melanggar Undang-Undang (UU) Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.
Komarudin menilai, kegiatan CFW kini semakin ramai dan menimbulkan kerumunan. “Kegiatan ini sudah sampai pada titik mengganggu pengguna jalan. Dan itu melanggar aturan,” tegas Komarudin.
Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Polres Metro Jakpus Kompol Purwanta menambahkan, selain zebra cross, trotoar juga tidak boleh dipake buat CFW. “Trotoar tidak boleh digunakan untuk kegiatan apapun selain untuk pejalan kaki,” ingatnya.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya