Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Desak Pasar Blok A Segera Dibangun
Pedagang Siap Tebus “Ongkos” Revitalisasi
Selasa, 27 September 2022 07:30 WIB
Sebelumnya
“Saya berani mengatakan Pasar Jaya tidak akan rugi. Modal yang dikeluarkan akan balik. Biaya rapat, biaya fisik, biaya non fisik semua itu dihitung dan dibayar oleh pedagang dengan nilai tebus kios,” ungkapnya.
Ngadiran mengungkapkan, Wakil Gubernur DKI Ahmad Riza Patria dan anggota DPRD DKI sudah berkali-kali melakukan kunjungan ke penampungan Pasar Blok A yang terbakar. Dia menanyakan progresnya.
“Kalau hal itu tidak dibahas di tingkat komisi, atau di tingkat dewan, ya itu berarti abai,” nilainya.
Baca juga : Cek Pasar Peterongan, Jokowi Dengar Keluhan Pedagang Soal Harga Cabai
Ia menambahkan, para pedagang berencana beramai-ramai menyambangi pihak-pihak terkait untuk menanyakan rencana pembangunan.
Ketua Bidang Hubungan Antar Lembaga Inkoppas Andrian Lame Muhar miris melihat pembangunan Pasar Blok A belum terlaksana. Sehingga, ia memahami sikap Ngadiran sebagai ketua Koppas sangat kencang menyuarakan aspirasi pedagang.
“Kami dari Inkoppas terus mendorong supaya PD Pasar Jaya cepat beraudiensi dengan Koppas Blok A, ataupun dengan Inkoppas agar dapat terselesaikan permasalahan pembangunan pasar ini,” saran Andrian.
Baca juga : Lestari: Nilai Kebangsaan Redam Tensi Kontestasi 2024
Ia berharap PD Pasar Jaya maupun Pemerintah DKI Jakarta memberikan perhatian tethadap masalah ini.
“Apabila tidak ditanggapi oleh PD Pasar Jaya atau Pemerintah DKI Jakarta, wajar- wajar saja jika para pedagang akan turun ke jalan,” terangnya.
Ia mengatakan, sejumlah langkah upaya sudah ditempuh oleh pihak Inkoppas untuk mendorong realisasi pembangunan. Namun, hingga kini belum ada hasil.
Baca juga : Daging Sapi Diramal Tembus 180 Ribu/Kg
“Sudah delapan tahun kios mereka tidak dibangun. Jadi wajar para pedagang marah,” nilai Andrian.
Menurutnya, para pedagang kini semakin waswas, karena akan terjadi pergantian Gubernur bulan depan.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya