Dark/Light Mode

Hasil Rekapitulasi KPU
Pemilu Presiden 2024
Anies & Muhaimin
24,9%
40.971.906 suara
24,9%
40.971.906 suara
Anies & Muhaimin
Prabowo & Gibran
58,6%
96.214.691 suara
58,6%
96.214.691 suara
Prabowo & Gibran
Ganjar & Mahfud
16,5%
27.040.878 suara
16,5%
27.040.878 suara
Ganjar & Mahfud
Sumber: KPU

Ogah Ikut Demo, Driver Ojol: Penolakan ERP Politis Banget!

Rabu, 8 Februari 2023 18:16 WIB
Foto: Ist.
Foto: Ist.

RM.id  Rakyat Merdeka - Sejumlah pengemudi ojek online (ojol) menggelar demonstrasi di depan kantor Balai Kota DKI Jakarta hari ini. Dalam aksinya, mereka menolak rencana pemberlakuan jalan berbayar atau electronic road pricing (ERP).

Namun, tidak semua ojol melakukan aksi demonstrasi tersebut. Di antaranya, Sobrini (46). Dia mengaku lebih baik fokus mencari nafkah ketimbang ikut berdemo.

Baca juga : Kami Lebih Suka Menyebut Diri Pejuang Politik

"Lebih baik kita tunggu orderan penumpang atau makanan, ketimbang demo. Itu politis banget, saya ga mau ikut-ikutan," ujar Sobrini saat ditemui di kawasan Jakarta Pusat, Rabu (8/2).

Hal senada diutarakan Arizal (40) yang mengaku enggan untuk menggeruduk Balai Kota Jakarta. Apalagi, isu ERP ini dikaitkan dengan tuntutan pencopotan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta Syafrin Liputo.

Baca juga : Cuaca Ekstrem, Ganjar Pastikan Logistik Jateng Aman

"Cari kerja sudah susah mas. Buat apa kita demo, sampai tuntutannya copot-copot Kadishub. Itu ga masuk akal, lebih baik kita fokus bagaimana cari nafkah keluarga di rumah," imbuhnya.

Diketahui, dalam aksinya para ojol meminta agar kebijakan ERP dapat dikaji ulang anggota dewan. Sebab, kebijakan ERP itu dinilai bakal merugikan.

Baca juga : Hasil Liga Champions: Inter Milan, Liverpool Dan Napoli Menang

"Tolong dikaji ulang untuk dibatalkan! Kami mohon kepada Gubernur, anggota DPRD DKI yang bijaksana, yang telah memungut pajak untuk rakyatnya. Jangan sampai salah menerapkan yang sekiranya merugikan untuk rakyatnya sendiri. Jadi jangan tutup mata, jangan tutup telinga," tegas orator. ■

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.