Dark/Light Mode

Sebelum Tewas Di Rel KA, Kasat Narkoba Polres Jaktim Sempat Operasi Empedu

Sabtu, 29 April 2023 15:39 WIB
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko (Foto: Ist)
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kasat Narkoba Polres Jakarta Timur AKBP Buddy Alfrits Towoliu tewas tersambar kereta api di dekat Stasiun Jatinegara, Jakarta Timur. Dia diduga bunuh diri.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko mengungkapkan, Buddy baru selesai menjalani operasi empedu.

Buddy sendiri baru dua minggu menjabat Kasat Narkoba Polres Jaktim. Baru saja menjalani serah terima jabatan, dia menghadap Kapolres Metro Jaktim Kombes Leonardus Simarmata untuk meminta izin pengobatan.

"Jadi ada percakapannya dengan pak Kapolres menyatakan bahwa sakitnya sudah tidak tertahankan lagi dan tidak bisa berbuat apa-apa kalo sedang sakit. Maka dua minggu lalu baru masuk langsung izin dan kemudian operasi di RS Pondok Indah. Tentu ini bagian dari penyelidikan," ungkap Trunoyudo, di lokasi kejadian, yang berada kurang lebih 600 meter dari Stasiun Jatinegara, Sabtu (29/4).

Baca juga : Tewas Di Rel KA Jatinegara, Kasat Narkoba Polres Jaktim Diduga Bunuh Diri

Namun, apa hasil operasi empedu yang dilakukan Buddy, Trunoyudo enggan mengungkapkannya.

"Tentu tidak secara teknis saya sampaikan, kan rekam medis," tuturnya.

Sebelumnya, Trunoyudo menyebut, Buddy diduga bunuh diri. Namun apa motifnya, polisi masih mendalami. Polda Metro Jaya bersama Polres Jaktim masih melakukan penyelidikan mendalam.

"Sementara ini dalam proses penyelidikan ini. Untuk motif, ini masih didalami," paparnya.

Baca juga : Kasat Narkoba Polres Jaktim Tewas Tertabrak Kereta Di Rel Jatinegara

Buddy tewas tertabrak KA Tegal Bahari (Pse-Tegal) di Km 12+400 di jalur DDT petak jalan Jatinegara Bekasi. Saat itu, kereta tengah melintas dari Jakarta ke arah Tegal, Jawa Tengah.

Berdasarkan keterangan saksi, yakni pihak penjaga Stasiun Jatinegara, korban tersambar kereta sekitar pukul 10.15 WIB.

Saat ini jenazah dibawa ke RS Kramat Jati Polri untuk divisum. Proses penyelidikan kematian AKBP Buddy dilakukan penyidik Satreskrim Polres Metro Jakarta Timur dan Polda Metro Jaya.

"Polda Metro Jaya akan melakukan langkah-langkah sesuai SOP yaitu pengambilan keterangan-keterangan secara verbal (dari saksi), kemudian juga akan melakukan secara forensik," tuturnya.

Baca juga : KPK Sebut Buronan Kasus e-KTP Paulus Tannos Sempat Terlacak Di Thailand

Salah satu saksi, adalah masinis kereta yang diduga menabrak korban.

"Sejauh ini ada satu saksi dari pihak masinis dalam hal ini, ini akan dilakukan proses pengambilan keterangan," ungkap Trunoyudo. ■

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.