Dark/Light Mode

Setelah Digeruduk Netizen

DKI Akhirnya Cairkan Bansos KJP Dan KJMU

Jumat, 2 Juni 2023 07:30 WIB
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta Syaefuloh Hidayat. (Foto: Antara).
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta Syaefuloh Hidayat. (Foto: Antara).

 Sebelumnya 
“Pak kenapa KJP belum cair juga ampe tanggal segini, sudah mau akhir bulan. Buat bayar SPP pak, tolong cairkan KJP. Masyarakat banyak yang menanti pak, apalagi buat yang tidak mampu, tolong pak cairkan KJP,” pinta @sh.akila6854.

Bahkan, ada netizen yang curhat, menceritakan penderi­taannya akibat bansos KJP dan KJMU belum juga disalurkan.

“Tolong pak, saya sebagai mahasiswa rantau semester akhir benar-benar membutuhkan dana beasiswa KJMU. Karena saya harus menyelesaikan skripsi, saya butuh untuk print skripsi, biaya transport dan untuk kosan pak. Dimohon pak segerakan pencairan dana KJMU, teri­makasih,” kata @pakregalluvv.

Tidak hanya itu, ada juga netizen yang memaki dan mengeluarkan kata kasar. Bahkan ada yang men-tag akun KPKdan su’udzon. “Kemana dana KJP pak???” ujar @wlz_williz. “Duit KJP dikemaniin?” ucap @mhmdpadilah_15. “Duit KJP nya lagi dipake buat healing ya pak?” tandas @eseys.

Baca juga : Pemerintah Kembali Tunjuk Pos Indonesia Salurkan Bansos Beras 2023

Namun ada juga netizen yang berusaha memahami dan men­jelaskan kenapa terjadi keterlam­batan pencairan KJP dan KJMU.

“Secara obyektif saya beri nilai 83 untuk Pak Heru, dia berani berbuat meski tidak populer demi untuk memperbaiki rasa keadilan penerimaan KJP/KJMU. Mau teriak atau viralin rasanya lebih bagus dan nanti buzzer pada malu sendiri setelah publik tahu apa yang sebenarnya terjadi dengan KJP/KJMU,” ucap @mba.hto.

Inspektur DKI Jakarta Syaefuloh Hidayat memastikan KJP dan KJMU akan disalurkan untuk yang berhak. Dia bilang, Pemprov DKI Jakarta berkomit­men untuk memberikan bantuan pendidikan dalam rangka mem­berikan pelayanan pendidikan untuk semua warga Jakarta.

Diungkap Syaefullah, Pem­prov DKI sedang memproses pencairan KJP dan KJMU. Na­mun, proses pencairan itu harus hati-hati supaya tidak salah sasaran. Karena data Disdik me­nyebut ada beberapa anak yang pindah sekolah ke luar Jakarta.

Baca juga : Urusan Cawapres Anies KPP Manut Ke Usulan JK

Selain itu, ada anak juga yang telah meninggal dunia tetapi masih belum dihapus dari sistem Dinas Pendidikan. “Ini untuk memastikan bahwa para penerima KJP dan KJMU adalah yang betul berhak,” kata dia, Senin (29/5).

Anggota DPRD DKI Jakarta Merry Hotma mengaku heran dengan molornya pencairan KJP dan KJMU. Menurut Merry, pencairan dana KJP seharusnya dilakukan setiap bulan.

“Ini sepertinya, persoalannya di DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial) dan Bank DKI,” kata anggota Komisi E Bidang Kesra yang membawahi masalah pendidikan ini kepa­da Rakyat Merdeka, kemarin.

Merry mengaku sempat me­nanyakan penyebab molornya pencairan dana KJP dan KJMU langsung ke Disdik DKI.

Baca juga : Setiap Hari, Serdik Sespimmen 63 Sebar Bansos Di Bandung

Kala itu, menurut dia, Disdik menyebut akan menyalurkan dana KJP dan KJMU di bulan keenam. “Iya, katanya nanti dirapel,” ujarnya. ■

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.