Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Prabowo di KTT BRICS: Indonesia Tidak Suka Didikte Kekuatan Tertentu
- Hari Ke-6, Tim SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal di Selat Sunda
- Telkomsel Luncurkan Halo Optima Hadirkan Kuota Hingga 2.000 GB
- Luka Menalo Kecewa, Igor Tolic Minta Maaf
- Roll To Glory FIFA ASEAN Cup 2026 Meriahkan CFD Jakarta
RM.id Rakyat Merdeka - Gunung Anak Krakatau yang longsorannya menimbulkan tsunami Selat Sunda pada Sabtu (22/12), kembali meletus beberapa kali pada Rabu (3/1).
Baca juga : Gunung Anak Krakatau Erupsi Lagi, Tinggi Kolom Abu Hampir 2.000 M
Dalam akun Twitter-nya, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho menjelaskan, gunung api tersebut erupsi dengan tinggi letusan sekitar 2.000 meter pada pukul 10.17 WIB. Pukul 12.03 WIB, meletus lagi dengan tinggi 1.600 meter. Kemudian, pukul 16.30 WIB tinggi sekitar 1.500 meter.
Baca juga : Demi Keselamatan, Dirjen Hubud Terus Pantau Aktivitas Gunung Anak Krakatau
Sutopo juga menginformasikan, selama rentang waktu pukul 12.00-18.00 WIB, Gunung Anak Krakatau mengalami 16 kali letusan dan 5 kali hembusan. Gunung Anak Krakatau juga mengeluarkan asap kawah bertekanan sedang, dengan tinggi 300-2.000 meter dari puncak kawah.
Baca juga : Gunung Agung Erupsi 3 Menit, Status Siaga
Untuk diketahui, sejak 27 Desember 2018, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menetapkan status Siaga (level 3) untuk Gunung Anak Krakatau. Masyarakat diminta untuk tidak melakukan aktivitas apa pun, dalam jarak 5 km dari kawah. [HES]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya