Dark/Light Mode

Gubernur Papua Ancam Penghentian Beasiswa ke Mahasiswa yang Eksodus

Selasa, 24 September 2019 15:35 WIB
Lukas Enembe (Foto: Istimewa)
Lukas Enembe (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Gubernur Papua, Lukas Enembe, mengancam akan menghentikan pemberian beasiswa bagi para mahasiswa eksodus (yang pulang ke Papua). Ancaman ini untuk menghentikan aksi-aksi yang anarkis.

"Jika tidak mau pulang, saya hentikan semua beasiswa dari saya. Beasiswa ini bukan hanya dari pemerintah provinsi, dari kabupaten dan kota juga memberikan beasiswa serta orang tua juga membiayai," katanya, di Jayapura, Selasa (24/9) seperti dikutip antaranews.com.

Baca juga : Gubernur Papua: Hentikan Semua Kegiatan yang Ganggu Stabilitas

Menurut Enembe, sudah banyak yang menjadi korban akibat aksi dan kerusuhan. Baik di Wamena maupun di Jayapura. Sehingga tidak boleh ada lagi tindakan-tindakan yang merugikan orang banyak apalagi dengan tindakan anarkis.

"Kami minta untuk hari ini mahasiswa yang ada harus kembali ke kota studi masing-masing. Kami sudah siap untuk mengangkut kembali," ujarnya.

Baca juga : Ayo Daftar Beasiswa Untuk Mahasiswa di 9 PTN

Dia mengimbau siapa pun tidak boleh datang ke Papua jika cuma mau mengganggu ketertiban umum. Apalagi datang dari kota studi masing-masing di seluruh Indonesia hanya untuk melakukan tindakan anarkis.

"Tidak boleh lagi anarkis di Provinsi Papua. Jadi para mahasiswa ini harus siap dikembalikan," katanya lagi.

Baca juga : Gubernur Papua Minta Tindak Tegas Aksi Membahayakan

Pihaknya juga mengharapkan, tidak ada lagi isu yang memengaruhi. Sehingga diharapkan tidak ada lagi tindakan anarkis.

"Karena pada akhirnya akan merugikan diri sendiri di mana tidak boleh merugikan pribadi dan juga orang Papua sendiri dengan cara-cara seperti ini tak boleh," ujarnya lagi. [USU]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.