Dark/Light Mode

Kasus Pasien Covid Meninggal Meningkat

Ayo Vaksinasi Booster Mumpung Masih Gratis

Sabtu, 30 Desember 2023 07:30 WIB
Kepala Dinas Kesehatan (Din­kes) DKI Jakarta Ani Ruspita­wati. (Foto: Antara)
Kepala Dinas Kesehatan (Din­kes) DKI Jakarta Ani Ruspita­wati. (Foto: Antara)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kasus pasien Covid-19 meninggal dunia di Jakarta menunjukkan tren peningkatan. Warga Ibu Kota diimbau melakukan booster vaksinasi untuk mencegah penularan virus tersebut.

Kepala Dinas Kesehatan (Din­kes) DKI Jakarta Ani Ruspita­wati mengungkapkan, per Selasa (26/12/2023) ada 517 kasus aktif Covid-19 di Ibu Kota.

“Kami harapkan pertengahan Januari 2024 kasus Covid turun lagi,” kata Ani di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (27/12/2023).

Ani menyebut, sebagian be­sar pasien Covid-19 di Jakarta bergejala ringan sehingga tidak dirawat di rumah sakit. Rincian­nya, 327 pasien menjalani isolasi mandiri. Sisanya atau 190 orang dirawat di rumah sakit.

Baca juga : Pastikan Layanan PMI Aman, BP2MI Gelar Vaksinasi Booster Kedua

“Yang dirawat biasanya kon­disi berat karena komorbid atau sudah lanjut usia,” jelasnya.

Selain kenaikan kasus, ang­ka kematian pasien Covid-19 juga meningkat. Jika pada awal Desember 2023 hanya tiga kasus kematian, per 26 Desember 2023 jumlahnya melonjak menjadi 16 kematian.

“Sampai hari ini yang meninggal 16 orang. Fatality-nya 0,8 persen sampai dengan saat ini,” ujarnya.

Untuk mengantisipasi lon­jakan kasus penularan pada perayaan malam Tahun Baru, Ani mengimbau masyarakat memakai masker dan segera menjalani vaksinasi Covid-19. Diingatkannya, program vak­sinasi Covid-19 gratis masih tersedia hingga 31 Desember 2023 di semua fasilitas kesehatan (faskes).

Baca juga : Tangkis Covid-19, Yuk Vaksin Booster Ketiga

“Mulai Januari 2024, Pemerintah akan menerapkan sistem vaksin berbayar,” tegasnya.

Dia menuturkan, vaksin Covid-19 gratis tetap ada pada 2024, namun hanya untuk lansia dan kelompok rentan saja.

Ani menjelaskan, vaksin Covid-19 berbayar berlaku un­tuk penyuntikan semua dosis vaksin. Namun, Ani mengaku belum mengetahui rincian biaya yang akan dikenakan setiap do­sis vaksin. Dinkes DKI masih menunggu mekanisme dan teknis pelayanan dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan, kasus Covid-19 di Indonesia kembali mengalami kenaikan beberapa minggu terakhir. Namun, dipastikan Men­kes, jumlah kasus aktif Covid-19 di Indonesia ini masih di bawah level satu pandemi yang ditetapkan oleh Badan Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO).

Baca juga : Covid Meningkat, Menkes Belum Wajibkan Pemakaian masker

Level satu pandemi menurut WHO, yakni 56.000 kasus aktif per minggu.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.