Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Tiga Kelurahan Terindikasi Sarang Narkoba
Jangan Takut Berantas Bandar Besar Di Jakarta
Minggu, 13 April 2025 06:50 WIB
Sebelumnya
Dia juga menekankan pentingnya tindakan preventif melalui kegiatan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat.
“Penegakan hukum juga sangat penting. Saya telah menyampaikan kepada Kepala BNN dan jajarannya apabila diperlukan tindakan hukum di Jakarta, kami akan memberikan dukungan penuh,” tegasnya.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta Ani Ruspitawati mengatakan, ada 17 Puskesmas dan satu RSUD yang siap menjadi tempat rehabilitasi pengguna narkoba.
Baca juga : Hapus Kuota Impor, Wacana Presiden Banyak yang Dukung
“Sudah ditetapkan sebagai Institusi Penerima Wajib Lapor (IPWL), yang berarti mampu menerima dan menangani pelapor atau korban penyalahgunaan narkoba secara langsung,” kata Ani.
Menurutnya, dari belasan fasilitas kesehatan, 10 Puskesmas dan satu RSUD bisa melayani rehabilitasi berbasis terapi metadon, yang digunakan untuk narkotika jenis opioid.
“Layanan ini bagian dari program pemulihan yang terintegrasi dan berkelanjutan. Ini sebagai peran serta aktif Puskesmas mendukung upaya rehabilitasi medis bagi penyalahguna narkoba,” terangnya.
Baca juga : Trenggono Dan BGS Temui Jokowi Di Solo
Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta Dwi Rio Sambodo meminta Pemprov lebih gencar memberantas kampung narkoba.
Menurut Rio, Pemprov bisa berperan membuat terobosan pencegahan penggunaan narkoba lewat pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM).
“Masalah narkoba bukan hanya urusan Kepolisian. Di situ ada peran Pemerintah Daerah dalam hal membangun manusianya,” ucap Rio.
Baca juga : Prabowo: Banyak Negara Diam, Pura-pura Tidak Tahu
Menurutnya, peredaran narkoba juga disebabkan oleh ketimpangan sosial dan pembangunan. Dia menyebut beberapa contoh ketimpangan pembangunan penyebab masalah sosial. Di antaranya, pencabutan fasilitas Kartu Jakarta Pintar (KJP) dan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul terhadap ribuan anak Jakarta, beberapa waktu lalu.
Karena itu, peran Pemerintah Daerah, mulai dari tingkat provinsi, kota, hingga RT-RW sangat penting menjadikan wilayah bebas dari peredaran dan penggunaan narkoba.
“Ini sebenarnya yang saya khawatirkan, membangun Jakarta tanpa mempedulikan unsur pemerataan sosial, sangat fatal akibatnya,” katanya. [RAA/DRS]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya