Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- KCIC Perluas Pemanfaatan Energi Terbarukan Biodiesel B40 pada Kereta Perawatan
- Legenda Italia dan AC Milan Franco Baresi Meninggal Dunia di Usia 66 Tahun
- Mariano Peralta Siap Adaptasi dengan Skuad Maung Bandung
- BAZNAS-Kemnaker Siapkan Penyandang Disabilitas Masuk Dunia Kerja
- Duh, Komponen Hidran Damkar di Jakarta Banyak Digarong Rayap Besi
Pemprov DKI Jakarta Tegaskan Komitmen Ruang Publik Untuk Pelestarian Kebaya
Jumat, 31 Juli 2026 20:07 WIB
Sebelumnya
Rangkaian acara dimeriahkan oleh berbagai pertunjukan seni dan budaya yang memukau, di antaranya Monolog Sejarah "Kuputar Sejarah": Dibawakan secara apik oleh aktris seniman Maudy Koesnaedi, yang mengingatkan kembali pada momen bersejarah ketika Ibu Fatmawati (ibunda Guruh Soekarnoputra yang turut hadir di tengah acara) menjahit Sang Saka Merah Putih saat sedang mengandung.
Tindakan tersebut dimaknai bukan sekadar menyatukan dua helai kain merah dan putih, tetapi juga merajut doa, harapan, dan cita-cita luhur sebuah bangsa yang merdeka.
Menampilkan karya-karya adibusana terbaik dari desainer ternama Indonesia seperti Oscar Lawalata, Lenny Agustin, Roemah Kebaya Vielga, Shawl N Co, MannaQueen, dan Lunsin.
Baca juga : APBD Berkurang Karena Dana Transfer Dipotong Pusat, Kepala Daerah Mulai Teriak
Momentum ini semakin istimewa dengan kehadiran para Duta Besar negara sahabat yang turut mengenakan busana tradisional kebaya bersama para tokoh nasional. Kehadiran para delegasi asing ini menjadi simbol kuat bahwa kebudayaan mampu menjadi jembatan diplomasi yang efektif dalam mempererat persahabatan antarbangsa.
Sebagai wujud kepedulian nyata terhadap lingkungan hidup dan upaya penghijauan kota, Perhimpunan Kebayaku menyerahkan sebanyak 499 bibit pohon matoa kepada Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung.
Penyerahan bantuan bibit pohon ini dilakukan secara simbolis oleh Ketua Perhimpunan Kebayaku, Nunun Daradjatun. Angka 499 sendiri dipilih khusus untuk memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kota DKI Jakarta yang ke-499 pada tahun 2026.
Baca juga : Lazarus Minta Pemprov Gencarkan Sosialisasi Alasan Operasional RT/RW Belum Naik
"Penyerahan 499 bibit pohon matoa ini merupakan wujud nyata kepedulian Perhimpunan Kebayaku terhadap lingkungan hidup sekaligus bentuk dukungan kami dalam menyukseskan upaya penghijauan di kota Jakarta. Angka 499 ini kami pilih secara khusus untuk merefleksikan perayaan Hari Ulang Tahun ke-499 DKI Jakarta pada tahun 2026 ini," ujar Nunun Daradjatun.
Melalui kegiatan ini, Perhimpunan Kebayaku berharap dapat terus berkontribusi dalam menciptakan Jakarta yang lebih hijau, asri, dan ramah lingkungan.
Menatap perayaan HUT ke-500 Jakarta pada tahun depan, Pemprov DKI berencana menghadirkan rangkaian acara budaya yang jauh lebih meriah dan berskala global, termasuk festival 500 ondel-ondel serta undangan bagi kota-kota besar dunia seperti Tokyo, Berlin, London, Beijing, dan Sydney.
Baca juga : Peringati HAN dan Hari Kebaya, KOWANI Perkuat Perlindungan Anak
Di tengah pengetatan anggaran daerah, Gubernur menegaskan bahwa kegiatan pelestarian kebudayaan dan tradisi akan tetap menjadi prioritas.
Langkah ini diambil untuk memastikan Jakarta tidak hanya tumbuh sebagai pusat ekonomi yang memberikan kontribusi besar bagi nasional, tetapi juga bertransformasi menjadi kota yang semakin colorful, inklusif, berbudaya, serta siap berdiri sebagai etalase utama kebudayaan Indonesia di kancah dunia.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya