Dark/Light Mode

Jangan Dicegat Pas Masuk Jakarta

Pemudik Lebih Efektif Dirazia Di Daerah Asal

Jumat, 29 Mei 2020 08:32 WIB
Suasana lalu lintas padat di kawasan Jalan Gatot Subroto, Jakarta, kemarin. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyatakan akan memperpanjang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di kawasan Ibu Kota jika warga tidak menaati protokol kesehatan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19. (Foto: Ng Putu Wahyu Rama)
Suasana lalu lintas padat di kawasan Jalan Gatot Subroto, Jakarta, kemarin. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyatakan akan memperpanjang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di kawasan Ibu Kota jika warga tidak menaati protokol kesehatan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19. (Foto: Ng Putu Wahyu Rama)

 Sebelumnya 
Selain itu, ada juga tujuh orang yang dikarantina. Lima orang penumpang kereta yang di Stasiun Gambir dikarantina di Jakarta Pusat dan dua lainnya yang merupakan penumpang bus dikarantina di wilayah Timur.

“Mereka semua tidak memiliki SIKM wajib dikarantina atas biaya sendiri. Jadi, tempat disiapkan Pemprov DKI, tapi untuk kebutuhan sehari-hari mereka harus mandiri,” ungkapnya.

Baca juga : Lawan Covid-19, Fakultas Farmasi UTA `45 Jakarta Gelar Webinar Internasional

Operasi SIKM Sampai 7 Juni Gubernur Anies Baswedan menyampaikan, operasi pemeriksaan SIKM akan berlangsung hingga 7 Juni 2020.

Selama operasi, masyarakat dari luar Jabodetabek yang ingin masuk ke Jakarta wajib menunjukkan SIKM. Bagi yang tak bawa syarat ini, sebaiknya tidak nekat ke Jakarta karena pasti disuruh diputar balik atau dikarantina oleh petugas di lapangan.

Baca juga : Ringankan Wajib Pajak, Pemprov DKI Keluarkan 3 Kebijakan Insentif Pajak Daerah

“Kalau PSBB sampai tanggal 4 Juni, tapi operasinya sampai tanggal 7 Juni. Anda tak usah coba-coba berangkat. Daripada waktu energi terbuang percuma. Tahan sampai masa pembatasan ini selesai, kira-kira sekitar tanggal 7 Juni,” tegas Anies.

Diingatkannya, pembatasan pergerakan keluar atau masuk Jakarta secara ketat ini dilakukan untuk mengamankan Ibu Kota dari lonjakan kasus Covid-19 yang mungkin terjadi usai Lebaran.

Baca juga : 8 Titik Masuk Jatim Disekat, Pemudik Disuruh Putar Balik

“Ini untuk melindungi warga Jakarta, untuk menghargai kerja keras jutaan orang yang berada di rumah. Agar kita tidak perlu kembali ke situasi bulan Maret dan April kemarin,” tegasnya. Website SIKM Susah Diakses Banyak warga yang mengeluh kesulitan mengakses website di laman https://corona.jakarta. go.id/id/izin-keluar-masuk-jakarta untuk membuat pembuatan SIKM.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.