Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Tekan Laju Penyebaran Covid-19
Mulai 13 Juli, Setiap Senin, Stasiun Bogor dan Cilebut Cuma Buat Penumpang Bertiket Elektronik
Sabtu, 4 Juli 2020 07:51 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) memutuskan Stasiun Bogor dan Cilebut menjadi stasiun khusus bagi penumpang yang menggunakan kartu elektronik, seperti Kartu Multi Trip (KMT), kartu uang elektronik bank, atau tiket berkode QR dari LinkAja.
Aturan ini akan diberlakukan mulai Senin (13/7) mendatang, dan dirutinkan setiap Senin untuk tahap awal. Demi meminimalisir risiko penyebaran Covid-19 dari transaksi dengan uang tunai serta antrean pengguna.
Hal ini dikatakan VP Corporate Communications PT KCI, Anne Purba dalam keterangan resminya, Jumat (3/6).
Baca juga : Cegah Penyebaran Covid-19, Pelaku Usaha di Cikarang Hentikan Sementara Aktivitas Pabrik
"Dalam tahap awal, aturan ini akan diberlakukan setiap Senin, mulai tanggal 13 Juli 1010. Dengan kebijakan ini, layanan tiket di Stasiun Bogor dan Cilebut hanya dapat menerima transaksi dengan menggunakan Kartu Multi Trip (KMT), kartu uang elektronik bank, atau tiket dengan kode QR melalui Link Aja,” kata Anne.
Stasiun Bogor dan Cilebut, merupakan dua stasiun dengan volume pengguna cukup tinggi. Pada Senin (29/6) misalnya, Stasiun Bogor dan Cilebut masing-masing melayani 18.120 dan 9.434 pengguna KRL.
Dari jumlah tersebut, 65 persen di antaranya telah menggunakan tiket elektronik.
Baca juga : Australia Sebut Indonesia Tetangga dan Mitra Jangka Panjang
Sejalan dengan peningkatan volume pengguna KRL secara umum pada masa PSBB Transisi ini, jumlah pengguna di kedua stasiun tersebut dilaporkan bertambah banyak. Sehingga, antrean pun semakin panjang.
Dengan menggunakan tiket elektronik, pengguna tidak perlu mengantre dua kali. Baik antre isi ulang atau membeli THB, ataupun antre menuju masuk gate elektronik stasiun.
KCI tetap akan menyediakan tambahan tiga loket portabel di area parkir Stasiun Bogor, selain loket yang tersedia di hall stasiun. Loket akan melayani pengembalian uang jaminan THB, isi ulang KMT, dan pembelian perdana KMT.
Baca juga : Tekan Penyebaran Covid-19, Karyawan Bhinneka Life Berikan APD Untuk Tenaga Medis
"KMT saat ini dijual dengan harga Rp 30.000, sudah termasuk saldo Rp 10.000. Selain itu, juga memiliki masa garansi selama tujuh hari sejak pembelian," jelas Anne. [KPJ]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya