Dark/Light Mode

Anak Krakatau Alami 6 Kali Gempa Vulkanik Dalam & Tremor Menerus

Minggu, 24 Februari 2019 11:55 WIB
Ilustrasi Gunung Anak Krakatau dari kejauhan. (Foto: FB Badan Geologi)
Ilustrasi Gunung Anak Krakatau dari kejauhan. (Foto: FB Badan Geologi)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pusat Vulkanologi, Mitigasi, dan Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral menginformasikan, Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda mengalami sejumlah kondisi kegempaan, Minggu (24/2) pagi. 

Baca juga : Produksi Dalam Negeri Minim

Dalam periode pemantauan 23-24 Februari 2019, pukul 00.00-06.00 WIB, visual Anak Krakatau tertutup kabut. Gunung ini disebut mengalami 6 kali gempa vulkanik dalam, 2 kali gempa hembusan, 1 kali gempa letusan, dan gempa tremor menerus. 

Baca juga : BNPB Dan BNPP Wajib Siaga Penuh

Status Gunung Anak Krakatau saat ini masih berada di Level III (Siaga). Terkait hal itu, PVMBG merekomendasikan masyarakat untuk tidak mendekati Gunung Anak Krakatau dalam radius 5 km dari kawah. Yaitu dari kompleks Gunung Krakatau yang dibatasi Pulau Rakata, Pulau Sertung, dan Pulau Panjang.

Baca juga : AirNav Alihkan 7 Jalur Penerbangan

Masyarakat atau wisatawan juga diminta untuk menyiapkan masker, guna mengantisipasi jika terjadi hujan abu. [HES]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.