Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Final FIFA ASEAN Cup 2026 di GBK, Dishub DKI Siapkan Rekayasa Lalu Lintas
- Hasil Investigasi Imipas: 13 Bangunan Lapas Cibinong Dibangun Napi Sejak 2023
- Kalapas Cibinong Wisnu Hani Putranto Dipecat sebagai ASN, Apa Dasar Hukumnya?
- Wisnu Hani Putranto Dipecat Sebagai ASN, Buntut Fasilitas Mewah Lapas Cibinong
- Polisi Kawal Ketat Final Indonesia Vs Thailand di GBK, Kerahkan 10.121 Personel
Hari Pertama Penilangan Sistem Ganjil Genap
Ratusan Pengemudi Melanggar Karena Takut Terpapar Corona
Selasa, 11 Agustus 2020 06:33 WIB
Sebelumnya
Awasi Ketat
Ketua Bidang Advokasi dan Kemasyarakatan Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Pusat Djoko Setijowarno mengatakan, pengendalian aktivitas saat adaptasi kebiasaan baru menjadi krusial selama penerapan ganjil genap yang mulai berlaku.
Baca juga : Pedagang Pasar Kalideres Tolak Dipindah ke Parkiran
Menurut Djoko, penyelenggaraan transportasi harus meminimalisasi risiko penularan dan penyebaran Covid-19. Sebab, pada masa adaptasi kebiasaan baru, aktivitas perekonomian dan lalu lintas pergerakan orang semakin meningkat dibanding pada masa penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) penuh.
Program ganjil genap, lanjut Djoko, semestinya ditopang dengan memperbanyak penyediaan fasilitas transportasi umum yang sehat, yang mendekati kawasan perumahan dan pemu- kiman. Plus jaringan sepeda yang aman, nyaman dan selamat. Pengaturan shifting kerja harus berjalan dengan disiplin.
Baca juga : Angkutan Umum Kian Bejubel, Virus Corona Makin Merajalela
“Diperlukan kebijakan komprehensif antar instansi untuk mengurangi tingkat kepadatan lalu lintas dan transportasi umum di Jakarta,” harapnya.
Transportasi massal, kata Djoko, tidak boleh menjadi sarana penularan dan penyebaran Covid-19. Saat kasus melonjak di angkutan umum, tiadakan lagi aturan ganjil genap. [FAQ]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya