Dark/Light Mode

Warga Jakarta Makin Patuh 3 M

Duit Denda PSBB Tembus Rp 4,9 Miliar

Senin, 26 Oktober 2020 06:18 WIB
Warga Jakarta semakin patuh menggunakan masker
Warga Jakarta semakin patuh menggunakan masker

RM.id  Rakyat Merdeka - Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta, Arifin, menilai warga Jakarta semakin patuh menggunakan masker selama Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi diberlakukan dua pekan. Total, denda pelanggaran protokol kesehatan (prokes) mencapai Rp 4,9 miliar. 

Denda tersebut terkumpul sejak penerapan Peraturan Gubernur Nomor 51 tahun 2020 pada Juni 2020 lalu. 

“Rekap total nilai denda PSBB per 24 Oktober 2020 sebesar Rp 4.911.615.000,” ungkapnya, di Jakarta, kemarin. 

Berita Terkait : Sebisa Mungkin, Ibu Hamil Harus Tetap Di Rumah

Satpol PP mencatat, kebanyakan pelanggaran terjadi karena tidak menggunakan masker. Ada 13.300 pelanggar yang tidak menggunakan masker sejak PSBB DKI Jakarta kembali pada masa transisi. Yaitu pada 12 sampai 24 Oktober 2020. Lalu, ada 21.853 orang melakukan kerja sosial dan ada 447 orang yang dikenakan denda. 

Kemudian, dari 706 restoran atau rumah makan yang diperiksa, ada dua yang didenda, 22 restoran ditutup dengan penutupan 1 x 24 dan 682 restoran yang tidak ditemukan pelanggaran. 

Selanjutnya, dari 291 perkantoran, tempat usaha dan industri yang diperiksa, ada 16 lokasi yang ditutup 3x24 jam, 275 kantor tidak ditemukan pelanggaran dan tidak ada yang dikenakan denda. Arifin mengatakan, denda yang terkumpul paling banyak dari sanksi tidak menggunakan masker. 

Berita Terkait : Ribuan Jurnalis Siap Jadi Agen Perubahan Perilaku

Total denda yang terkumpul Rp 72 juta. Lalu dari penindakan tempat usaha makan dan minum mencapai Rp 25 juta. 

Saat ini, lanjutnya, tingkat kedisiplinan warga terhadap penggunaan masker saat berkegiatan di luar rumah pun sudah mulai meningkat. Meski demikian, warga yang menggunakan masker secara tidak benar, yaitu menutupi hidung, mulut, dan dagu, juga masih banyak. 

Karena itu, Arifin mengimbau masyarakat agar tetap taat menggunakan masker dengan benar. Satpol PP menurutnya akan terus mengawasi, bahkan menindak mereka yang melanggar prokes, termasuk masker. 

Berita Terkait : Waspada, 13,2 % Kematian Covid Dialami Pengidap Hipertensi

“Mudah-mudahan salah satu upaya yang kita lakukan ini menumbuhkan kedisiplinan masyarakat agar makin sadar, makin baik lagi, untuk patuh terhadap protokol kesehatan,” jelasnya. 

Menurut Arifin, masyarakat Ibu kota saat ini sudah mulai menyadari pentingnya menggunakan masker untuk mencegah penularan Covid-19. Hal itu diungkapkannya berdasarkan pemantauan di permukiman hingga di sejumlah jalan DKI Jakarta. [DIR]