Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Sudah Berusaha Antisipasi, Ade Tak Mau Disalahkan Atas Kerumunan Massa Rizieq Di Megamendung
Rabu, 2 Desember 2020 23:40 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Bupati Bogor Ade Yasin mengaku sudah berusaha mengantisipasi massa Front Pembela Islam (FPI) dan pendukung Rizieq Shihab, di Megamendung, 13 November 2020. Namun, kerumunan massa itu tak mampu dikembalikan Satgas Covid-19 Kabupaten Bogor.
"Sebetulnya kami sudah mengamankan. Karena massa yang begitu besar, kami tidak bisa melakukan tindakan yang represif ya, kita tidak punya kekuatan," ujar Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor ini, di sela Rapat Pimpinan Wilayah (Rakerwil) PPP Jawa Barat, di Pullman Hotel, Ciawi, Bogor, Rabu (2/12), seperti dikutip Antara.
Baca juga : Selidiki Kerumunan Acara Rizieq Di Megamendung, Polda Jabar Periksa Lima Saksi
Politisi PPP itu menjelaskan, meski saat itu Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor tidak menerima pemberitahuan dan permohonan izin dari penyelenggara kegiatan, ia bersama unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bogor mengaku tetap melakukan koordinasi. Ketua Satgas Penanganan Covid-19 itu menyebutkan, sudah melakukan upaya preventif dengan menyiagakan petugas gabungan saat kedatangan Pimpinan FPI Rizieq Shihab di Pondok Pesantren Agrokultural Markaz Syariah yang berlokasi di Megamendung Bogor.
Mengenai panggilan Polisi, Ade mengaku akan kooperatif. Ia akan memenuhi panggilan Polda Jawa Barat guna mengklarifikasi ihwal kerumunan tersebut di Megamendung. Namun, dia tidak mau disalahkan.
Baca juga : 8 Jam Digarap Polisi, Wagub DKI Dicecar 46 Pertanyaan Soal Kerumunan Di Petamburan
"Kita akan kooperatif. Kita juga tidak mau disalahkan dalam situasi seperti itu, karena kita juga sudah berusaha mengendalikan situasi sesuai prosedur," ujarnya.
Ade menyatakan, pada pemanggilan pertama, ia tidak dapat hadir lantaran terkonfirmasi positif Covid-19 sejak 18 November hingga 28 November. Ia mengaku akan memenuhi panggilan kedua yang diagendakan pada Selasa (10/12), bersamaan dengan jadwal pemeriksaan kedua Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor Burhanudin.
Baca juga : Sekda Bogor: Kegiatan Rizieq Di Megamendung Tak Berizin
"Selasa depan pemanggilan lagi infonya. Klarifikasi saja ya, terkait protokol kesehatan," jelasnya. [USU]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya