Dark/Light Mode

Murah Dan Efektif Deteksi Covid

Penggunaan Tes GeNose 19 Diperluas Ke Terminal Bus

Rabu, 17 Februari 2021 06:10 WIB
Calon penumpang Kereta Api sebelum berangkat di Stasiun Pasar Senin, Jakarta, Selasa (9/12/2021). (Foto: Randy Tri Kurniawan/RM)
Calon penumpang Kereta Api sebelum berangkat di Stasiun Pasar Senin, Jakarta, Selasa (9/12/2021). (Foto: Randy Tri Kurniawan/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Setelah digunakan di stasiun, Pemerintah berencana memperluas penggunaan GeNose C19 ke terminal, untuk tes Covid-19 terhadap awak bus dan penumpang. Sebab, alat itu dianggap lebih efektif, efisien, dan murah.

Uji coba penggunaan GeNose C 19 di terminal sudah dilakukan di Terminal Pulogebang, Jakarta Timur. Sejak Minggu (7/2), uji coba diberikan gratis terhadap awak bus dan penum­pang. Uji coba sudah dilakukan terhadap 500 penumpang bus dan awaknya.

“Hasilnya, semua negatif,” kata Kepala Terminal Terpadu Pulogebang, Bernard Pasaribu, Selasa (17/2).

Uji coba itu digelar Direktorat Jenderal (Dirjen) Perhubungan Darat, Kementerian Perhubungan bersama Dinas Perhubungan DKI Jakarta. Uji coba dilakukan secara acak terhadap penumpang yang akan melakukan perjalanan ke luar Jakarta.

Berita Terkait : Bahaya, Nyaris Semua Tenaga Kesehatan Merasakan Kecemasan

Tak ada antrean selama uji Covid-19 ini. Di awal tes, petugas menanyakan apakah dalam waktu 30 menit ke belakang, penumpang merokok atau makan dan minum? Jika jawabannya iya, pemeriksaan tidak dilanjutkan. Karena, sebelum tes, penumpang harus tidak makan dan minim selama 30 menit terakhir.

Selama pemeriksaan, calon penumpang diinstruksikan mengambil nafas sesuai aturan. Di tempat tes, ada papan instruksi dan televisi yang memutarkan video cara pemeriksaan GeNose C19.

“Tiga kali ambil nafas dari hidung dan buang nafas dari mulut. Yang ketiga kali, nafas dimasukkan ke kantong udara sampai penuh. Kemudian tutup lagi,” kata petugas.

Penumpang dengan hasil negatif dibolehkan melanjutkan perjalanan. Hasil tes diterangkan melalui surat keterangan hasil pemeriksaan GeNose C19.

Berita Terkait : Disubsidi Kemenhub, Tes GeNose Di Terminal Pulogebang Gratis

Yuli, peserta tes, mengaku, tes dengan GeNose C19 lebih mudah dan cepat. Selain itu, harganya juga murah.

“Saya dengar harganya Rp 20 sampai 30 ribuan. Ini terjangkau, praktis dan cepat,” kata penumpang tujuan Semarang ini.

Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi berencana memperluas penggunaan GeNose C19. BKS-sapaan akrab Budi Karya ingin alat ini digunakan di banyak moda transportasi lain. Namun, dia tidak merinci kapan pemerintah akan menyebarluaskan GeNose C 19 untuk moda transportasi lain.

“GeNose adalah karya anak bangsa. Alat ini bisa membantu memutus mata rantai Covid-19,” ujar BKS, Selasa (17/2).

Berita Terkait : Bantu Program Vaksinasi Covid, Pentagon Kerahkan 1.100 Tentara Aktif

Humas Terminal Pulogebang, Audhia mengatakan, masih menanti kelanjutan penggunaan GeNose C19. Namun, selama belum ada kepastian, calon penumpang masih tetap diwajibkan menyertakan surat keterangan sehat maupun tes cepat antigen atau antibodi.

Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Budi Setiyadi memastikan, GeNose akan digunakan di sejumlah Terminal Tipe A yang ada di seluruh Indonesia.

“GeNose efektif mendeteksi kesehatan para penumpang angkutan bus,” ujarnya.
 Selanjutnya