Dark/Light Mode

Bikin Jalur Sepeda 170 KM

Anies Disayang Bule

Sabtu, 5 Juni 2021 07:30 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kiri) bersepeda saat berangkat kerja menuju kantornya di Jakarta, Kamis (3/6/2021). (Foto: ANTARA/Indrianto Eko Suwarso)
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kiri) bersepeda saat berangkat kerja menuju kantornya di Jakarta, Kamis (3/6/2021). (Foto: ANTARA/Indrianto Eko Suwarso)

RM.id  Rakyat Merdeka - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan sangat serius membangun Jakarta jadi kota ramah lingkungan. Salah satu caranya membangun jalan sepeda sepanjang 170 kilometer. Gara-gara rencananya itu, Anies banjir pujian. Bukan hanya dari warga lokal, tapi juga bule.

Kamis (3/6), Anies mengajak Dubes Belanda untuk Indonesia, Lambert Grijns gowes bareng ke Balai Kota. Selain Dubes Belanda, Anies juga mengundang Dubes Denmark yang diwakili oleh staf kedutaan, Anggota V Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Bahrullah Akbar, dan komunitas sepeda. Kegiatan tersebut sekaligus memperingati hari sepeda sedunia.

Titik kumpul goes di Bundaran Senayan. Anies tiba di Bundaran Senayan sekitar pukul 06.45 WIB. Kedatangan Anies disambut Dubes Lambert yang sudah lebih dulu berada di Bundaran Senayan.

Baca juga : Lagi Sakit, Plh Sekda DKI Tak Penuhi Panggilan KPK

Mereka kemudian bersepeda dengan rute Bundaran Senayan sampai Balai Kota. Uniknya, mereka tak mengenakan baju olahraga, tapi memakai batik.

Menurut Anies, mengenakan batik saat bersepeda menuju tempat kerja untuk membangun pandangan agar bersepeda tidak hanya dianggap sebagai olahraga, tapi juga alat transportasi. “Nggak perlu sepeda khusus, nggak harus sepatu khusus. Sepeda bisa apa saja, pakaian bisa pakaian keseharian. Dan tinggal bersepeda pakai helmnya,” kata Anies yang mengenakan batik merah.

Usai bersepeda, Anies mengaku, akan menambah jalur sepeda untuk memfasilitasi warganya agar bisa berkendara secara aman dan ramah lingkungan. Menurutnya, saat ini total jalur sepeda baru mencapai 63 kilometer. Rencananya, tahun ini akan ditambah sepanjang 101 kilometer. “Harapannya, akhir tahun kita punya 170 kilometer jalur sepeda,” katanya.

Baca juga : Masuk Jakarta Diperketat, 31.000 Tes Antigen Disiapkan Di Pos Penyekatan

Tak hanya itu, Pemprov DKI akan mewajibkan gedung-gedung menyediakan tempat parkir sepeda. Minimal 10 persen dari tempat parkir yang tersedia. Selain itu, dia juga menganjurkan untuk menyiapkan tempat berbilas.

Mendengar itu, Lambert menyambut baik. Dia juga mengungkap kebiasaan warga Belanda yang mengutamakan sepeda sebagai moda transportasi umum untuk bekerja. Ada sekitar 25 persen orang Belanda naik sepeda untuk berkegiatan sehari-hari.

“Jadi tadi Gubernur Anies mengatakan enak kalau naik sepeda, karena murah dan menyehatkan. Terima kasih kepada Pak Anies atas kegiatan hari ini,” tandas Lambert.

Baca juga : Anies Biasa Dinyinyirin

Rencana Anies pun ramai ditanggapi di media sosial. Salah satunya Rektor Universitas Ibnu Chaldun, Musni Umar. Melalui akun Twitternya @musniumar, dia mendukung langkah Anies. Menurutnya, bersepeda itu banyak manfaatnya. Sehat, murah, dan juga menyenangkan. “Bersepeda agar sehat melawan Covid-19,” tulisnya.

Begitu juga @angga_rusmanto. Dia mengapresiasi keberpihakan Anies terhadap pesepeda. “Gue dukung banget. Nggak desak-desakan, nggak kena macet, nggak perlu isi bbm dan praktis. Semoga diperbanyak sepeda listrik di perkantoran dan tempat-tempat publik,” tulisnya. [QAR]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.