Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Luncurkan Program Pelatihan English For Jakarta
Pemprov DKI Beri Pelatihan Bahasa Inggris Buat Guru Dan ASN
Kamis, 25 April 2019 18:22 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta meluncurkan Program Pelatihan English for Jakarta kerja sama Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta dengan British Council dan Kedutaan Besar Inggris. Pelatihan ini diperuntukkan bagi Guru Bahasa Inggris dan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemprov DKI Jakarta.
Gubernur Provinsi DKI Jakarta Anies Baswedan secara simbolis membuka program pelatihan ini, di Balai Agung, Balaikota Jakarta, Kamis (25/4).
Dalam acara ini, Anies menegaskan, agenda pendidikan Pemprov DKI Jakarta tidak hanya berfokus pada peningkatan akademik saja, tetapi juga kemampuan literasi dan pembangunan karakter. Melalui pelatihan ini, diharapkan kompetensi dan kemampuan Bahasa Inggris bagi para Guru Bahasa Inggris dan ASN Pemprov DKI Jakarta meningkat lebih baik.
Sehingga, mereka dapat menyiapkan masyarakat Jakarta yang mampu menguasai bahasa internasional, yaitu Bahasa Inggris dengan baik di era globalisasi dan informasi yang semakin maju; guna meningkatkan kapasitas dan daya saing dalam berbagai bidang.
“Ada 120 guru Bahasa Inggris dan ASN (Pemprov DKI), untuk bisa menggunakan Bahasa Inggris dengan baik. Saya perlu Ibu/Bapak bantu menyiapkan populasi (masyarakat) kita untuk bisa berbahasa Inggris. Masyarakat di Ibu Kota perlu menguasai bahasa internasional dengan baik. Agar pengalaman dan pengetahuan Jakarta bisa disampaikan ke dunia internasional, dan bisa menyerap informasi dari berbagai tempat,” terang Anies.
Dia turut menyampaikan apresiasi atas kerja sama ini dan mendukung penuh pelaksanaan program Pelatihan 'English for Jakarta'. Sebab, proses pembangunan lewat pendidikan harus berjalan secara komprehensif. Artinya, selain akademik, perlu juga pengembangan aspek 4C/4K (kreatif, kritis, komunikasi dan kolaborasi).
Baca juga : Seperti Jokowi, Anies Juga Bagi-bagi "Kartu Sakti" ke Masyarakat
Penguasaan Bahasa Inggris sangat diperlukan oleh para guru untuk pengembangan pribadi, serta mengantarkan peserta didik untuk dapat lebih bersaing di kancah global dan menyampaikan gagasan lebih luas ke ranah internasional. Sedangkan bagi ASN, penguasaan Bahasa Inggris dapat meningkatkan kapasitas mereka dalam pelayanan publik di Jakarta.
“Kita (juga) ingin masyarakat internasional yang datang ke Jakarta mereka merasakan kota yang warganya bisa menyambut dalam bahasa internasional. Buat ASN, saya ingin semua pegawai memiliki kemampuan untuk bisa berkomunikasi dengan dunia internasional. Saya berharap (semua) di sini bisa menguasai bahasa Inggris dan berkomunikasi dengan baik. Supaya, Jakarta bisa lebih maju, karena pegawai (ASN) bisa mengkomunikasikan yang kita kerjakan dan bisa belajar dari tempat yang lain,” tutur Anies.
Perlu diketahui, ada 120 guru terpilih (SMP, SMA, SMK) dan ASN Pemprov DKI Jakarta yang menjadi peserta dan mengikuti program Pelatihan Bahasa Inggris dari British Council. Program ini merupakan bagian dari kampanye nasional English for Indonesia yang diprakarsai oleh British Council dan Kedutaan Besar Inggris.
Baca juga : Pemprov DKI Gelar Diplomatic Corps Gathering 2019
Jadwal training untuk para Guru SMP, SMA, dan SMK akan dilaksanakan per batch. Batch 1 akan dilaksanakan pada tanggal 20-21 Juni 2019, sedangkan untuk Batch 2 dan 3 masing-masing akan dilaksanakan pada tanggal 2-3 Juli dan 4-5 Juli 2019.
"Kerja sama dengan Pemprov DKI Jakarta merupakan kelanjutan komitmen kami dalam meningkatkan kapasitas Bahasa Inggris guru Indonesia melalui program Training of Trainers. Melalui pelatihan ini, guru-guru dapat menciptakan terobosan pengajaran Bahasa Inggris yang mengundang partisipasi aktif daripada pelajar. Selain guru, di Jakarta, kami akan melatih ASN, yang memiliki peran penting dalam melayani masyarakat,” jelas Direktur British Council Indonesia Paul Smith.
Duta Besar Inggris Inggris Moazzam Malik menambahkan, program ini sangat berguna untuk sumber daya manusia di DKI dan di Indonesia. Indonesia adalah sebuah negara yang punya potensi yang sangat besar, maka harus bisa berkomunikasi dengan dunia.
"Di masa kini kita tinggal di dunia yang saling terhubung. Kalau ingin berhasil di seluruh bidang, harus bisa bekerja sama dengan mitra-mitra di luar negeri. Harapannya dapat meningkatkan kapabilitas guru bahasa Inggris, jadi mereka bisa menggunakan materi-materi tersebut untuk menawarkan pelajaran yang lebih seru, yang lebih menarik untuk siswa-siswi,” ucapnya. [MRA)
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya