Dark/Light Mode

Kasus Covid-19 Melonjak

Ngeri, RS Rujukan Mulai Penuh Lagi

Jumat, 11 Juni 2021 07:08 WIB
Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Ahmad Riza Patria. (Foto: Dok. Pribadi)
Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Ahmad Riza Patria. (Foto: Dok. Pribadi)

RM.id  Rakyat Merdeka - Rumah sakit rujukan Covid-19 di Jakarta mulai penuh akibat melonjaknya kasus positif virus Corona. Warga diingatkan untuk lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan (prokes) demi mengerem laju penularan.

Saat ini, tingkat keterisian tempat tidur atau Bed Occupancy Rate (BOR) di rumah sakit rujukan Jakarta lebih dari 50 persen. Naik 20 persen dibandingkan pekan sebelumnya.

Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet, Kemayoran juga mulai penuh. Ambulans berjejer menunggu antrean. Meski kondisi ini diklaim masih dapat dikendalikan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengantisipasi dengan menyiapkan tempat isolasi mandiri.

Baca Juga : Hadapi Revolusi Industri 4.0, Kemnaker Genjot Pengembangan BLK Komunitas

Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengakui, keterisian rumah sakit rujukan Covid-19 di Jakarta sudah melebihi 50 persen.

“Saat ini, kapasitas tempat tidur 6.694, terpakai 3.560. Sudah mencapai 53 persen. Ruang ICU ada 1.076, terpakai 588. Itu artinya sudah mencapai 52 persen,” ungkap Riza di Balai Kota Jakarta, Rabu (9/6).

Berdasarkan data keterisian tempat tidur periode 30 Mei, ter­catat 2.156 dari total 6.621 tempat tidur isolasi mandiri dipakai oleh pasien Covid-19. BOR pada periode ini hanya 33 persen.

Baca Juga : AHY: Tak Sehat, Tak Produktif

Sedangkan, untuk tempat tidur ICU dari total 1.014 unit, sebanyak 381 unit atau 38 persen telah terisi. Artinya, keterisian tempat tidur 106 rumah sakit rujukan Covid-19 di Jakarta mengalami peningkatan lebih dari 50 persen.

Riza berharap, kondisi ini bisa menyadarkan warga untuk lebih disiplin menerapkan prokes Covid-19.

“Meski di Jakarta sudah cukup baik dan cukup banyak, namun warga harus tetap mengetatkan prokes. Terutama di rumah masing masing, di lingkungan keluarga,” imbaunya.

Baca Juga : PKS Pengen Kuasai Kandang Banteng

Diketahui, data Pemprov DKI per Rabu (9/6), kasus positif Covid-19 di Jakarta bertambah 1.371 orang. Total kasus aktif Covid-19 di Jakarta mencapai 438.458 orang. Sementara untuk kasus sembuh mencapai 419.109 orang.
 Selanjutnya