Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Sekjen Kemenkes: Kelelahan Jadi Pemicu Meninggalnya Petugas Pemilu
Selasa, 14 Mei 2019 09:45 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Sekretaris Jenderal Kemenkes RI drg.Oscar Primadi, MPH mengatakan banyaknya petugas Pemilu yang meninggal dipicu oleh kelelahan. Hal ini dapat dipahami mengingat sebelumnya petugas tersebut telah mengidap penyakit tertentu sebagai faktor risiko.
Oscar menyontohkan seorang petugas yang meninggal memiliki penyakit jantung. Seharusnya seseorang dengan faktor risiko penyakit ini tidak boleh terlalu lelah. Namun, saat bertugas, ia dituntut untuk menyelesaikan pekerjaan dengan cepat dan tepat. Inilah yang berdampak pada jantungnya.
Baca juga : TKN Siap Lawan Sengketa Pemilu
Hingga saat ini, telah diterima laporan dari 17 provinsi yang menunjukkan bahwa meninggalnya petugas Pemilu bukan karena kelelahan, melainkan kelelahan menjadi pemicu penyakit yang diidap oleh petugas menjadi semakin parah.
“Kita melihat beberapa provinsi yang sudah kita dapatkan datanya kita melihatnya tidak ada hal yang berhubungan langsung (dengan kelelahan), tapi berkaitan dengan penyakit bawaan yang diderita petugas, di mana kelelahan menjadi trigger dari pada ini (meninggalnya petugas Pemilu),” kata Sekjen, Senin (13/5) di Jakarta. Terjadinya kematian itu, tambah Oscar, setelah diinvestigasi, korban memiliki penyakit dan terpicu karena kelelahan.
Baca juga : Desmond Merasa Lucu dengan Gaya Para LSM
“Ada 13 penyakit, yang paling mendominasi jantung, kemudian infarct myocard, koma hepatikum, stroke, dan hipertensi. Ini penyakit-penyakit yang memang sisi angka Riskesdas 2018 penyakit ini banyak diderita oleh masyarakat kita. Ini yang memang berkaitan dengan penyakit tidak menular,” katanya.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya