Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Kebon Pala Terendam 1 Meter
Banjir Kiriman Sering Datang Tengah Malam
Kamis, 4 November 2021 07:00 WIB
Sebelumnya
Banjir membuat warga mengungsi di pengungsian darurat. Warga Kebon Pala di wilayah RW 04, RW 05, RW 06, RW 07, dan RW 08 mengungsi ke posko Mushola Khairul Anam RW 06, SDN Kebon Pala 01 Pagi dan SDN Kebon Pala 02 Pagi, SMPN 26 wilayah RW 05, Masjid Ruhul Islam, Kantor Sekretariat di RW 07, Masjid Itihadul Ikhwan di RW 08, di RW 09 Rusunawa Jatinegara Barat dan kantor Sudin Kesehatan Jakarta Timur.
Di kawasan RW 04, Cipinang Melayu, Makasar, sejumlah warga mengungsi dari tempat tinggal mereka ke dua posko pengungsian di depan sekretariat RW 04.
“Ada 100 orang mengungsi. Kalau untuk jumlah kepala keluarga (KK) sekitar 50,” ungkap Ketua RW 04 Cipinang Melayu, Irwan di lokasi, Senin (1/11).
Baca juga : Bos BPIP: Pancasila Untuk Kehidupan Berbangsa Dan Bernegara
Lambat Antisipasi
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta, Prasetio Edi Marsudi menilai, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI belum siap menangani banjir. Pemprov baru bergerak saat hujan deras mengguyur Jakarta.
“Kenapa dadakan? Kenapa nggak saat kemarau dibersihin kali dan salurannya? Masalah di Jakarta telat eksekusi,” kata Pras, kepada wartawan, kemarin.
Baca juga : Firli Lawan Serangan Dengan Senyuman
Pras minta Pemprov DKI memaksimalkan peralatan yang dimiliki untuk menanggulangi banjir.
“Beli dan punya alat, tapi nggak maksimal dipakai. Kerahkan (pompa) di pintu air yang sudah siaga 1,” pintanya.
Pras mendorong Pemprov DKI berkolaborasi dengan wilayah penyangga DKI untuk antisipasi banjir. Apalagi ada dana kemitraan atau hibah ke daerah penyangga.
Baca juga : Wow, Pete Dan Jengkol Jateng Tembus Pasar Australia
“Bekasi, Tangerang Selatan, Bogor, Tangerang Kota, Depok, itu dipikirkan. Bikin embung-embung, agar airnya tak langsung mengalir ke Jakarta,” imbaunya.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya