Dark/Light Mode

Brilian! 5 Mahasiswi UGM Ciptakan Permen Naga Yang Ampuh Atasi Karies Gigi

Selasa, 6 Agustus 2024 10:13 WIB
Inilah kelima mahasiswi Universitas Gadjah Mada (UGM) yang berhasil menciptakan permen naga untuk atasi karies gigi. Foto: UGM
Inilah kelima mahasiswi Universitas Gadjah Mada (UGM) yang berhasil menciptakan permen naga untuk atasi karies gigi. Foto: UGM

RM.id  Rakyat Merdeka - Tingginya kasus karies pada anak-anak di Indonesia menginspirasi lima mahasiswa Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Gadjah Mada (UGM) untuk menciptakan permen karet inovatif yang mengandung ekstrak kulit buah naga. 

Kelima mahasiswa UGM tersebut adalah Fatimah Islamia, Tyasadwi Bumi, Lutfia Nur Shabrina, Desika Yuspina Nurhidayah, dan Dyza Fathmasari Danisworo, mahasiswa FKG UGM angkatan 2023.

Mereka meneliti di bawah bimbingan Dr. drg. Alma Linggar Jonarta, M.Kes. Penelitian tersebut didanai oleh Kemendikbudristek RI melalui Program Kreativitas Mahasiswa bidang Riset Eksakta (PKM-RE) tahun 2024.

Permen karet yang dinamai Draco-chew ini diklaim mampu mendeteksi dan mengangkat plak gigi. Sehingga bisa menjadi solusi efektif dalam pencegahan karies.

Baca juga : Basuki Beri Wejangan Ke Mahasiswa UGM: Pemimpin Itu Harus Kuat & Berani

Fatimah menjelaskan bahwa nama "Draco-chew" diambil dari kata Dragon fruit yakni buah naga dan chewing yang artinya mengunyah. 

“Permen ini digunakan sebagai sarana edukasi khususnya anak-anak SD di bawah pengawasan orang tua, digunakan sebelum menggosok gigi dan sebelum tidur, sehingga tau ada plak di gigi dan langsung menggosok gigi,” ujarnya kepada wartawan, Senin (5/8).

Lebih lanjut, Fatimah menjelaskan bahwa kulit dan buah naga merah atau hylocereus polyrhizus mengandung betasianin, zat warna merah alami yang memiliki sifat antibakteri. 

“Kemampuan betasianin mewarnai dan sifat antibakteri menjadikan kulit dan daging buah naga berpotensi untuk dimanfaatkan di dunia kedokteran gigi,” paparnya.

Baca juga : 5.195 Mahasiswa Dan Pelajar Raih Beasiswa BSI Scholarship

Permen karet Draco-chew telah diuji secara in vitro pada biakan plak gigi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak buah naga mampu mewarnai plak gigi, sehingga memudahkan deteksi plak yang tidak terlihat oleh sikat gigi. 

“Betasianin dalam ekstrak kulit buah naga dapat mewarnai plak gigi, sehingga memudahkan masyarakat mendeteksi keberadaan plak di permukaan gigi yang belum terjangkau oleh sikat gigi,” terang Shabrina, anggota tim PKM lainnya.

Dengan mengunyah permen karet ini, produksi air ludah meningkat, membantu pembersihan rongga mulut dan mengangkat plak gigi yang belum matang. 

Meskipun baru pada tahap penelitian awal, masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk menyempurnakan komposisi permen karet Draco-chew agar aman dan layak dikonsumsi. 

Baca juga : Periksa Mahasiswa, KPK Cari Pihak Yang Ngumpetin Harun Masiku

Namun begitu, produk inovasi permen karet Draco-chew yang dapat mengangkat dan mendeteksi keberadaan plak gigi ini dapat  diproduksi massal serta dimanfaatkan masyarakat untuk memperbaiki cara menggosok gigi dan membantu mencegah terjadinya karies.

“Permen karet ini diuji toksisitas dan lainnya sehingga kelak dapat dimanfaatkan secara luas oleh masyarakat. Kami berharap semoga permen ini dapat mengurangi kasus gigi berlubang terutama yang terjadi pada anak-anak,” pungkasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.