Dark/Light Mode

Anggota TNI Tewas Didor Teroris Papua

Andika, Tunjukkan Keperkasaannya!!!

Senin, 22 November 2021 07:40 WIB
Jenazah Sertu Ari Baskoro korban keganasan KKB di distrik Suru-Suru, Kabupaten Yahukimo di evakuasi ke Jayapura, Papua, Minggu (21/11/2021). (Foto: Istimewa)
Jenazah Sertu Ari Baskoro korban keganasan KKB di distrik Suru-Suru, Kabupaten Yahukimo di evakuasi ke Jayapura, Papua, Minggu (21/11/2021). (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kelompok teroris Papua kembali berulah. Sabtu (20/11), kelompok pimpinan Tendius Gwijangge menyerang Koramil Suru-Suru, di Kabupaten Yahukimo, Papua. Akibat serangan tersebut, satu prajurit TNI gugur ditembak dan satu lainnya terluka. Jenderal Andika Perkasa yang baru dilantik sebagai Panglima TNI diminta: ayo tunjukkan keperkasaannya jenderal.

Serangan dari kelompok teroris itu terjadi pada Sabtu pagi, sekitar pukul 6. Saat itu, beberapa anggota satuan BKO Apter Kodim Koramil Persiapan berangkat dari markas untuk belanja kebutuhan sehari-hari di kios terdekat dengan menggunakan speedboat. Dalam perjalanan, para prajurit yang berada di dalam speedboat, ditembaki kelompok teroris dari arah seberang sungai.

Berita Terkait : Pak Jokowi, Andika Kapan Dilantiknya..?

Kapendam XVII/Cenderawasih, Letkol Arm Reza Nur Patria mengatakan, serangan tersebut mengakibatkan satu anggota meninggal dan satu anggota luka-luka. Prajurit yang gugur atas nama Sertu Ari Baskoro. Sementara, prajurit yang terluka atas nama Kapten Infanteri Arviandi, yang merupakan Komandan Koramil Suru-Suru.

Sertu Ari Baskoro gugur karena mengalami luka tembak di leher. Sementara, Kapten Arviandi mengalami luka di perut, karena terserempet peluru, dan luka bacok di lengan kanan. "Kedua korban telah dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah Dekai dengan menggunakan helikopter pada Sabtu malam," kata Reza, dalam keterangan tertulis, kemarin.

Berita Terkait : Ada Teroris Papua Tobat Karena PON

Reza menerangkan, keberadaan Satuan BKO Apter Kodim Koramil Persiapan di wilayah Papua adalah untuk berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah dalam rangka menyiapkan sarana dan prasarana Kodim dan Koramil yang masih minim. Selain itu, untuk membantu Pemerintah Daerah dalam meningkatkan taraf perekonomian masyarakat Papua.

"Penembakan yang dilakukan KST (Kelompok Separatis Bersenjata) tersebut menunjukkan bahwa kelompok ini tidak menginginkan adanya peningkatan perekonomian bagi masyarakat Papua dengan aksi-aksi penyerangan dan teror yang kerap kali dilakukan bukan hanya kepada aparat TNI Polri namun juga masyarakat lainnya," tutur Reza.

Berita Terkait : Airlangga Susun Pengaturan Superbike Mandalika, Berikut Rinciannya

Ia memohon doa agar seluruh aparat keamanan, baik TNI maupun Polri yang bertugas di Papua, selalu diberikan perlindungan. "Dan Bumi Cenderawasih semakin kondusif sehingga pembangunan dapat berjalan dengan lancar," ujarnya.
 Selanjutnya