Dark/Light Mode

Moncer Di Survei Capres-Cawapres

Ganjar-Sandi Tergantung Ibu Dan Bapak Kosnya

Selasa, 14 Desember 2021 07:50 WIB
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno (kiri) bersama Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. (Foto: Istimewa)
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno (kiri) bersama Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. (Foto: Istimewa)

 Sebelumnya 
Penilaian berbeda disampaikan Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno. Kata dia, kalau PDIP dan Gerindra ingin mengamankan suara, maka duet Ganjar-Sandi justru lebih menjanjikan dan relatif aman.

Untuk diketahui, belum lama ini, sejumlah lembaga survei memaparkan hasil risetnya terkait bursa capres di 2024. Survei yang dilakukan Indikator Politik Indonesia (IPI) awal Desember lalu, elektabilitas Prabowo berada di posisi pertama dengan 23,7 persen.

Baca juga : Moeldoko: Petani Harus Pintar Cari Peluang, Jangan Tergantung Bantuan

Di posisi kedua, ditempati oleh Ganjar dengan memperoleh 20,9 persen. Ganjar berada satu tingkat di atas Anies yang memperoleh 15,1 persen. “Bahkan dalam simulasi 3 nama, Prabowo juga masih memimpin dengan 35,5 persen. Disusul Ganjar dengan 30 persen dan Anies 23,7 persen,” kata Adi.

Apa tanggapan PDIP dan Gerindra? Ketua Bidang Ideologi dan Kaderisasi DPP PDIP, Djarot Saiful Hidayat mengaku di internal partainya sampai kini tak ada pembahasan resmi nama Capres-Cawapres. Termasuk juga koalisi dengan partai lain pada Pilpres 2024.

Baca juga : PT Pegadaian Syariah Cabang Kelapa Gading Bantu Korban Kebakaran Koja

“Belum ada, partai masih terus fokus ke konsolidasi dan kaderisasi secara berjenjang dan berkelanjutan, serta solid bergerak menyukseskan program Pak Jokowi dalam mengatasi pandemi, serta pemulihan ekonomi rakyat kecil,” kata Djarot saat dikontak Rakyat Merdeka, tadi malam.

PDIP saat ini lebih banyak memfokuskan pada kriteria pemimpin yang tepat untuk menggantikan Presiden Jokowi. Menurut Djarot, masih tersedia waktu yang cukup panjang untuk menentukan nama. Intinya, kader harus patuh instruksi Ketua Umum Megawati.

Baca juga : Peringati Hari Pahlawan, Sahabat Ganjar Beri Santunan Kepada Para Veteran

Sementara Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Irfan Yusuf Hakim (Gus Irfan) memastikan, sejauh ini, belum ada nama selain Prabowo untuk Capres 2024. “Kita bersyukur alhamdulillah bahwa Pak Prabowo selalu dalam posisi teratas survei sejak tahun kemarin. Memang seluruh kader dari atas hingga bawah menginginkan beliau maju kembali pada Pilpres 2024. Calon internal kami tetap Pak Prabowo,” kata Cucu Pendiri Nahdlatul Ulama (NU) KH. Hasyim Asy’ari ini.

Sebelumnya, Sekjen Partai Gerindra, Ahmad Muzani ngarep partainya duet bareng PDIP. Kata Muzani, hubungan Gerindra dan PDIP memang naik turun. Pernah kerja bareng 2009, lalu berpisah pada 2014 karena Gerindra mengambil sikap menjadi oposisi. Saat ini, hubungan Gerindra dan PDIP kembali erat usai partai berlambang kepala Garuda ini masuk ke pemerintahan Jokowi-Ma’ruf Amin. “Ke depan, kita ingin bekerjasama lagi untuk membesarkan dan membangun Indonesia. PDI Perjuangan dan Gerindra adalah kekuatan besar,” tuturnya. [FAQ]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.