Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
BIN Kebut Vaksinasi Di 12 Provinsi, Susuri Jalan Berlumpur Di Daerah Terpencil
Kalau Sudah Kebal, Omicron Pun Ngacir
Senin, 20 Desember 2021 07:50 WIB
Sebelumnya
Menurut SAGE, jika tidak ada pengetatan, maka rumah sakit akan menerima setidaknya 3.000 pasien per hari.
Kecepatan Omicron menyebar ini bikin cemas. Wali Kota London Sadiq Khan mengatakan, jika tak ada upaya pembatasan, rumah sakit akan kewalahan menghadapi insiden besar ini.
Baca juga : Vaksinasi Hambat Penularan Omicron
Ledakan Corona di Inggris jadi perhatian serius Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Dalam laporannya, organisasi yang bermarkas di Jenewa, Swiss, itu mengatakan, Omicron sudah menyebar ke 89 negara. Yang lebih mencemaskan, varian ini dapat meningkatkan jumlah kasus dua kali lipat dalam 1,5-3 hari dalam suatu daerah atau transmisi lokal.
WHO menyebut, Omicron menyebar dengan cepat di negara dengan tingkat kekebalan populasi yang tinggi. Penyebabnya belum diketahui pasti. Apakah karena kemampuan virus untuk menghindari kekebalan, atau sifat dari varian yang mudah menyebar, atau kombinasi keduanya.
Baca juga : Hadapi Nataru Makin Tenang
"Masih banyak yang belum diketahui dari varian ini, termasuk tingkat keparahan yang ditimbulkan. Data keparahan klinis dari varian Omicron masih terbatas," tulis pernyataan WHO, seperti dikutip Reuters, kemarin.
Di Tanah Air, sejauh ini penyebaran Omicron masih terkendali. Sampai kemarin, ada tiga pasien yang terpapar varian ini. Ketiganya masih menjalani isolasi di Wisma Atlet dan tidak bergejala. Hasil tes PCR ketiganya sudah menunjukkan sudah negatif.
Baca juga : Yang Tak Divaksin Berisiko Alami Keparahan Covid-19
Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmidzi mengatakan, dua pasien terkonfirmasi Omicron diketahui saat menjalani karantina wajib 10 hari seusai kembali dari luar negeri. Menurutnya, hal ini menunjukkan bahwa sistem proteksi Pemerintah berjalan dengan baik untuk mencegah penularan dari pendatang dari luar negeri yang terjangkit virus Covid-19. Nadia pun mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan tidak melakukan perjalanan ke luar negeri mengingat laju penyebaran Omicron yang terbukti sangat cepat.
''Indonesia adalah salah satu negara paling aman dari Corona. Jika kita keluar negeri, maka kita akan keluar dari zona aman menuju zona berbahaya. Jika kembali, nanti akan berpotensi membawa Omicron ke Indonesia dan pastinya akan merusak situasi yang sudah kondusif ini,'' tuturnya. [BCG]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya