Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Soal Infrastruktur
Jokowi: Dihina, Dicaci, Saya Tetap Kerjakan
Kamis, 23 Desember 2021 08:10 WIB
Sebelumnya
Selain jalan, di desa Jokowi juga membangun embung, irigasi, jembatan, dan lainnya. “Urusan kecil-kecil, semuanya kita urusi,” tegas Jokowi.
Ia menyampaikan, dari data yang dipegangnya, sudah 227.000 km jalan desa yang dibangun dalam 5 tahun. Itu masih jalan desa.
Baca juga : Digosipin Mau Cerai, Santai Dan Ketawa Aja
Di akhir pidatonya, Jokowi juga sempat menyinggung soal Ibu Kota Negara yang akan pindah ke Kalimantan Timur. Sebuah video singkat soal IKN yang baru dipamerkan Jokowi lewat layar besar di belakang panggung.
“Saya tunjukkan soal desain ibu kota baru. Tapi, jangan hanya dilihat fisiknya. Kita pindah ke sana untuk mengubah cara berpikir kita, cara kerja kita, agar lebih efisien,” tutup Jokowi.
Baca juga : Mensos Pastikan Bansos PKH Di Sintang Kalbar Tersalurkan
Seperti diketahui, pembangunan infrastuktur memang menjadi program andalan yang kerap dipamerkan Jokowi selama hampir 7 tahun belakangan. Bahkan, di saat pandemi, proyek infrastruktur tetap berjalan. Salah satunya soal IKN.
Sebelumnya, Jokowi juga memamerkan jumlah jalan tol yang dibangun sepanjang kepemimpinannya, saat bicara di Kompas100 CEO Forum, Kamis (18/11) lalu. Tercatat ada 1.640 jalan tol yang sudah dibangun. Sementara jalan bukan tol mencapai 4.600 kilometer yang dibangun.
Baca juga : Pendukung Jokowi Belum Lirik Sandi, Mayoritas Berlabuh Ke Ganjar
Ada juga 15 bandara baru dan 38 ekspansi serta perbaikan bandara lama. Lalu, Jokowi juga menggeber pembangunan 124 pelabuhan baru. Kemudian juga ada bendungan, jumlahnya ada 22 yang sudah kelar. 65 bendungan lainnya dipastikan bakal rampung pada tahun 2024 mendatang. [SAR]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya