Dark/Light Mode

Pemerintah Buka Lowongan CPNS

Peserta Yang Tak Lolos Nggak Usah Sakit Hati

Rabu, 12 Juni 2019 15:14 WIB
Para peserta seleksi penerimaan calon pegawai negeri sipil Kementerian Keuangan mengikuti ujian kompetensi dasar di Gedung Maria Convention Hall, Pulogadung, Jakarta Timur, Rabu (18/10). (Foto : KOMPAS).
Para peserta seleksi penerimaan calon pegawai negeri sipil Kementerian Keuangan mengikuti ujian kompetensi dasar di Gedung Maria Convention Hall, Pulogadung, Jakarta Timur, Rabu (18/10). (Foto : KOMPAS).

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah kembali membuka rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk tahun anggaran 2019. Tahun ini, alokasi CPNS dan PPPK yang akan dibuka sebanyak 254.173 formasi. 

Kepala Biro Humas Badan Kepegawaian Negara (BKN), Muhammad Ridwan mengatakan, rekrutmen CPNS dan PPPK mengacu pada Keputusan Menteri (Kepmen) Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Nomor 12 Tahun 2019 tentang kebutuhan pegawai aparatur sipil negara (ASN) tahun anggaran 2019. 

“Info tersebut benar, berdasarkan Kepmen PANRB 12/2019,” ujar Ridwan. Dia menjelaskan, kebutuhan pegawai ASN secara nasional untuk tahun anggaran 2019 sebanyak 254.173 formasi. Jumlah tersebut terbagi untuk pemerintah pusat dan daerah.

Untuk pemerintah pusat dialokasikan 46.425 formasi dengan rincian, CPNS sebanyak 23.213 formasi di mana untuk pelamar umum sebanyak 17.519 formasi dan dari sekolah kedinasan sebanyak 5.694 formasi. Sedangkan untuk PPPK yang diisi dari eks tenaga honorer kategori II (THK-II) dan honorer sebanyak 23.212 formasi. 

Baca juga : PUPR Kebut Permak Sekolah & Madrasah Rusak

Sementara, untuk pemerintah daerah dialokasikan 207.748 formasi, dengan rincian untuk CPNS sebanyak 62.324 formasi yang akan diisi dari pelamar umum sebanyak 62.249 formasi dan dari sekolah kedinasan (STTD) sebanyak 75 formasi. 

Sedangkan untuk PPPK yang akan diisi dari eks tenaga honorer kategori II (THK-II) dan honorer sebanyak 145.424 formasi. Dengan demikian, lanjut Ridwan, secara total baik untuk pemerintah pusat dan daerah maupun untuk kebutuhan CPNS dan PPPK di 2019 mencapai 254.173 formasi. 

Berita mengenai lowongan tes CPNS ramai dibicarakan di media sosial. Sejumlah warganet menyuarakan keinginannya mengikuti tes CPNS. Sebagian lagi menceritakan pengalamannya saat mengikuti tes CPNS, tapi nggak lulus. Di Twittter dan Facebook, komentar maupun diskusi mengenai tes CPNS mencapai ratusan ribu. Bahkan, berita mengenai tes CPNS di-retweet berkali-kali. 

Tweeps @Djadjaq merespons lowongan tersebut dengan kondisi sebagian pekerja di Indonesia. Dia mengatakan, tes itu bisa dicoba pekerja yang kariernya tak berjalan lancar, alias mandeg. “Pekerja kayak aku, pengin tahu seperti apa tes CPNS itu,” ujarnya, kemarin. 

Baca juga : Mau Mudik, Tiket Pesawat Mahal, Kasian Rakyat Kecil

Mendengar informasi penerimaan CPNS, @231SarohR mengaku bimbang. Dia bingung memilih, melanjutkan kontrak kerja di tempat lama atau mengikuti tes CPNS lagi, setelah sebelumnya pernah gagal. “Hati ini jadi bim-bang,” curhatnya. 

@Jerry1704 mengingatkan salah satu syarat ikut tes CPNS adalah tidak sedang terikat dengan pekerjaan. Berdasarkan pengalamannya pada 2005, dia harus melengkapi diri pakai kartu kuning alias kartu pencari kerja dari Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) setempat. 

“Jadi, waktu itu saya sampai berhenti bekerja dari swasta untuk mengikuti tes CPNS,” ungkapnya. @tafadhil_ mengaku, bukan tidak mau mencoba. Namun, dia masih trauma karena pernah gagal dalam tes CPNS sebelumnya. 

Sedangkan, @educationfess justru meminta kepastian dari netizen lainnya. Dia mengaku ingin mengikuti tes CPNS. “Kalau memang pasti ada, biar mulai belajar dari sekarang,” ucapnya. Akun @dillaahn_ meminta semua yang ingin ikut tes CPNS mempersiapkan diri sebaik-baiknya. Kata dia, semua jurusan dipastikan bisa ikut tes CPNS, asalkan ada lowongannya. @safitrirmdn menimpali, sudah mulai susah untuk fokus belajar lagi. “Rasanya otak sudah malas belajar dan mikir,” tuturnya. @BasukiRalim merasa menjadi PNS bisa menjamin masa depan. “Yuk, rame-rame kita daftar jadi CPNS,” ajaknya. 

Baca juga : Pengusaha Yang Nimbun Pangan Bisa Dipenjara

Di sisi lain, @nurulmerna mengingatkan, yang ingin mengikuti tes CPNS mesti bersiap-siap jika tidak lolos. Katanya, bagi peserta yang tidak lolos, bisa saja kecewa, sakit hati, marah-marah, bahkan memaki-maki. Dia bilang, hal itu jangan sampai terjadi. Apalagi, sampai harus menyogok. Dia bilang, bisa saja belum jodoh untuk menjadi abdi negara. 

@purpIexity menilai janji jadi PNS belum seluruhnya terpenuhi. Dia bercerita, ada lowongan CPNS khusus pegawai yang berstatus K2 alias honorer. Para pegawai K2 itu mesti ikut tes dan mesti lulus, agar bisa menjadi PNS. “Untuk K2, benar-benar nggak ada jaminan lolos jadi PNS,” sebutnya. 

@_applxpie menyebut, tenaga honorer saat ini memang tidak otomatis langsung diangkat seperti dulu. “Jadi memang harus ikut tes dan dinyatakan lulus,” katanya. Sedangkan, abdee negara menyarankan, buat orang-orang yang mengatakan susah mencari kerja, sebaiknya ikut mencoba. “Ya mudah-mudahan otak dan tenaga masih bisa mengikuti,” ucapnya. [PYB]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.