Dark/Light Mode

Gus Yahya Jaga Jarak Dengan PKB

Imin Dan NU Seperti Layangan Putus?

Sabtu, 5 Februari 2022 08:53 WIB
Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (Foto: Dok. PKB.id)
Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (Foto: Dok. PKB.id)

 Sebelumnya 
"Tidak semua yang ber-PKB pasti NU. Banyak pengurus dan anggota PKB di luar Jawa yang bukan NU," tulis Luqman.

Dia melanjutkan, di Papua, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi, Bali, banyak non-Muslim yang bergabung dengan PKB. "PKB dilahirkan NU untuk bangsa dan negara. Terasa lucu, orang lain gabung, tapi warga NU malah masuk partai politik lain," tambah Wakil Ketua Komisi II DPR itu.

Baca juga : Jawa Sejahtera, Luar Jawa Harus Sejahtera

Benarkah PKB dan NU renggang?Pengamat politik dari Universitas Al Azhar Indonesia, Ujang Komarudin melihat, hubungan PBNU dan Imin memang sedang renggang. Ini karena Imin dengan Gus Yahya memiliki kepentingan berbeda. Ditambah lagi, Imin dianggap beda dengan gerbong Gus Yahya.

"Kami tahu Gus Yahya itu dulu PKB kubu Gus Dur. Dia pernah jadi Wasekjen di PKB kubu Gus Dur. Kita tahu juga PKB Gus Dur dikalahkan PKB Cak Imin. Sehingga kubu PKB Gus Dur termasuk Gus Yahya, tergusur," terang Ujang, kepada Rakyat Merdeka, tadi malam.

Baca juga : BNI 46 Tutup Laga Pamungkas Dengan Kemenangan

Ujang menganalisis, Imin hingga kini juga masih dinilai punya pandangan politik berbeda dengan Gus Yahya. Untuk itu, hubungan renggang antara PBNU dengan PKB, bukanlah hal aneh. Perbedaan pandangan politik jadi isu utamanya.

"Tanda-tanda cerai antara keduanya sudah terlihat. Apakah bisa rujuk di antara keduanya? Biarlah waktu yang akan menjawab," pungkasnya. [UMM]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.