Dark/Light Mode

Cari Duit Ke Arab Untuk Biayai IKN

Pak Luhut Semoga Dapat Banyak Ya..!

Kamis, 24 Februari 2022 08:30 WIB
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan. (Foto: Dok. Kemaritiman).
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan. (Foto: Dok. Kemaritiman).

RM.id  Rakyat Merdeka - Pasca Undang-Undang No 3 Tahun 2022 tentang Ibu Kota Negara (UU IKN) disahkan, Menko Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan grecep alias gerak cepat mencari duit buat biayai pembangunannya. Luhut dikabarkan akan terbang ke Arab Saudi, melobi raja-raja minyak di sana, untuk menanamkan investasi di IKN. Mengetahui kabar ini, warganet mendoakan, semoga Luhut dapat duit banyak dari Arab.

Berdasarkan hitungan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), pembangunan IKN membutuhkan duit sekitar Rp 466-486 triliun hingga 2045 mendatang. Dari total tersebut, APBN akan menanggung 19 persen atau sekitar Rp 88,54-92,34 triliun. Selain dari APBN, pemerintah juga akan memanfaatkan dana dari investasi swasta, BUMN, hingga skema kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU). Untuk 2022, pemerintah menyiapkan dana senilai Rp 510,79 miliar di APBN 2022. Hal ini tertuang di Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 85 Tahun 2021 tentang Rencana Kerja Pemerintah Tahun 2022.

Baca juga : Mendagri: Sistem Pemerintahan IKN Nusantara Setara DKI Cs

Untuk mencari duit buat pembangunan IKN, Luhut pun turun tangan. Rencana kunjungan Luhut itu dibocorin Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Esam Abid Al-Thagafi. Esam mengatakan, agenda ini merupakan inisiatif Pemerintah Indonesia. Namun, Pemerintah Arab Saudi akan terbuka, dan memanfaatkan kesempatan itu untuk membahas peluang investasi Indonesia di Arab Saudi.

“Ini kunjungan kedua Pak Luhut ke Arab Saudi untuk membahas potensi investasi kedua negara. Kami pun sedang membuka sebesar-besarnya keran investasi dari negara lain,” kata Esam.

Baca juga : Kapolri Berkomitmen Beri Pelayanan Terbaik Untuk Korban Perempuan Dan Anak

Terkait investasi IKN, Esam belum bisa merinci bentuk kerja sama yang dilirik Arab. Dia menegaskan, kunjungan Luhut sebagai bentuk penjajakan antara kedua belah pihak.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.