Dark/Light Mode

Cari Duit Ke Arab Untuk Biayai IKN

Pak Luhut Semoga Dapat Banyak Ya..!

Kamis, 24 Februari 2022 08:30 WIB
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan. (Foto: Dok. Kemaritiman).
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan. (Foto: Dok. Kemaritiman).

 Sebelumnya 
Rencananya, Luhut akan bertemu sejumlah menteri Kerajaan Arab Saudi terkait peluang kerja sama kedua negara di berbagai bidang. “Kami sedang mengupayakan Pak Luhut bertemu dengan Pangeran Muhammed bin Salman. Tapi belum terkonfirmasi,” beber Esam.

Saat dikonfirmasi Rakyat Merdeka soal rencana Luhut tersebut, Jubir Luhut Jodi Mahardi belum bersuara. Telpon dan WhatsAPP tidak dibalasnya.

Baca juga : Mendagri: Sistem Pemerintahan IKN Nusantara Setara DKI Cs

Mendengar kabar ini, netizen juga ikut mendukung. “Mantap! Semoga dapat yang banyak ya pak,” ujar @SayaAdith. “Duit Arab emang gurih. Biarin dibilang muka tembok, yang penting dapat utangan,” cuit @Louis_chantika.

Sementara @dennyarsyad mengatakan, mimpi Indonesia terlalu tinggi untuk ibu kota negara baru. “Sampai lupa duitnya belum ada,” sindir @dennyarsyad. “Idihhh Luhut mau safari ria nih yee ke Arab, coba buzzerRp mana suaranya yg anti Arab,” cuit @WahyuNgrh_

Baca juga : Kapolri Berkomitmen Beri Pelayanan Terbaik Untuk Korban Perempuan Dan Anak

Sebelumnya, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengajukan anggaran Rp 46 triliun untuk pembangunan ibu kota baru ke Menteri Keuangan. Anggaran itu diusulkan untuk periode 2022-2024.

Dana tersebut akan digunakan untuk beberapa kebutuhan. Pertama, pembangunan kantor presiden, wakil presiden dan Gedung DPR/MPR. Kedua, untuk pembangunan jalan, instalasi air baku dan minum. [MEN]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.