Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Andika Mulai Merangkak
Puan Sulit Ngangkat, Tanya Kenapa?
Kamis, 24 Februari 2022 09:00 WIB
Sebelumnya
Ini pertama kalinya Andika masuk radar survei Litbang Kompas. Elektabilitas Andika berada di 2 persen, melewati Menteri BUMN Erick Thohir yang meraih 1,1 persen dan Puan Maharani yang berada di posisi buncit dengan 0,6 persen.
Nama Andika pertama kali masuk radar survei capres pada November tahun lalu, sebelum dirinya resmi diangkat jadi Panglima TNI. Riset itu dibuat oleh Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC). Saat itu, elektabilitas jenderal bintang empat itu, hanya 1 persen. Bila dalam dua survei berbeda, elektabilitas Andika mulai naik, tidak dengan Puan.
Dalam berbagai survei, elektabilitas putri Megawati Soekarno Putri itu, masih stagnan di level bawah. Dalam survei Indikator Politik Indonesia yang dirilis pada 9 Januari lalu misalnya, elektabilitas Puan sebesar 1,8 persen.
Hasil survei Parameter Politik Indonesia (PPI) yang dirilis 27 Desember 2021, elektabilitas Puan hanya sebesar 0,8 persen. Survei Charta Politika dengan simulasi 10 nama yang dirilis pada 20 Desember 2021 juga menunjukkan elektabilitas Puan hanya 1,1 persen.
Baca juga : Tanpa Keringat, Srikandi Ke Final
Kenapa Puan sulit ngangkat, tapi Andika malah naik? Pengamat politik UGM, Wawan Mas’udi menilai, masuknya nama Andika dalam survei capres cukup mengejutkan. Menurut dia, ada beberapa hal yang mempengaruhi elektabilitas Andika.Pertama, Andika saat ini memiliki jabatan yang strategis sehingga namanya sering didengar publik.
Selain itu, bisa jadi publik rindu kepemimpinan dengan karakter militer. “Ada kerinduan sosok kepemimpinan nasional ke depan yang mungkin berkarakter berbeda seperti dari kalangann militer yang lebih firm, lebih tegas,” kata Wawan, dalam keterangan tertulis, kemarin. [BCG]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya