Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
RM.id Rakyat Merdeka - Oleh: Fahmi Syahirul Alim
Dalam 10 tahun terakhir, kita merasakan adanya pergeseran dalam berbagai aspek kehidupan. Hadirnya internet melahirkan era baru yaitu era digital. Per Maret 2021, pengguna internet Indonesia mencapai 212,35 juta jiwa. Dengan jumlah tersebut, Indonesia berada di urutan ketiga dengan pengguna internet terbanyak di Asia.
Di urutan pertama, ada China dengan pengguna internet mencapai 989,08 juta jiwa. Sedangkan di urutan kedua, India dengan pengguna internet 755,82 juta jiwa. Jepang berada di urutan ke-4 dengan pengguna internet sebanyak 118,63 juta jiwa. Diikuti, Banglades di posisi ke-5 dengan jumlah pengguna internet 116,14 juta jiwa. Pakistan berada di urutan ke-6 dengan pengguna internet 100,68 juta jiwa (Katadata, 2021).
Baca juga : Merdeka Belajar Sejalan Dengan Pendidikan Islam
Ketergantungan kita pada dunia internet semakin hari semakin meningkat karena penetrasi internet sudah masuk dalam semua lini kehidupan. Dari mulai dunia ekonomi dan bisnis, kesehatan, pangan, filantropi, hingga dunia pendidikan, terutama di masa pandemi Covid-19 seperti sekarang.
Jika melihat tren terbaru penggunaan internet, pendidikan memang mengalami kenaikan signifikan. Penggunaan internet untuk kegiatan belajar siswa usia 5-24 tahun terus meningkat. Pada 2020, ada 59,33 persen siswa yang menggunakan internet. Angka ini tumbuh pesat dari 33,98 persen pada 2016.
Peningkatan penggunaan internet terjadi pada semua jenjang pendidikan, terutama SD/sederajat. Dalam kurun waktu dua tahun, siswa SD yang mengakses internet meningkat menjadi 35,97 persen pada 2020 dari sebelumnya 16,64 persen pada 2018. Sementara, jenjang pendidikan lain, yakni SMP/sederajat menjadi 73,4 persen, SMA/sederajat menjadi 91,01 persen, dan perguruan tinggi 95,3 persen.
Baca juga : PNM Gelar Pelatihan Petani Kopi Nasabah Mekaar Di Kintamani
Badan Pusat Statistik (BPS) menjelaskan, internet menjadi kebutuhan bagi siswa untuk tetap melaksanakan kegiatan belajar mengajar di tengah pandemi Covid-19. Selain itu, internet juga menjadi media hiburan sekaligus untuk mengakses informasi dan sosial media.
Platform Merdeka Mengajar
Temuan di atas menunjukkan kepada kita bahwa era digital adalah sebuah keniscayaan. Bahkan semakin hari kita semakin bergantung pada dunia internet, terutama dunia pendidikan yang memang senantiasa harus beradaptasi dan berkelindan dengan perubahan zaman.
Melihat konteks tersebut, baru-baru ini Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) Nadiem Makarim meluncurkan Merdeka Belajar Episode Kelima Belas yaitu Kurikulum Merdeka dan Platform Merdeka Mengajar, secara daring, Jumat (11/2). Nadiem mengungkapkan, merujuk berbagai studi nasional maupun internasional, krisis pembelajaran di Indonesia telah berlangsung lama dan belum membaik dari tahun ke tahun. Krisis pembelajaran semakin bertambah karena pandemi Covid-19 yang menyebabkan hilangnya pembelajaran (learning loss) dan meningkatnya kesenjangan pembelajaran.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya