Dark/Light Mode

Kepala BIN Gambarkan Wajah IKN Nusantara

Mempesona Fisiknya Unggul Peradabannya

Jumat, 4 Maret 2022 08:20 WIB
Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Budi Gunawan (Foto : Istimewa).
Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Budi Gunawan (Foto : Istimewa).

 Sebelumnya 
Dalam asesmen komunitas intelijen BIN sejauh ini yang didukung oleh riset etnografi dan sosiologi mendalam terhadap locus IKN, lanjut BG, prospek terjadinya interaksi sosial tersebut sangat menjanjikan. Terutama, karena secara psiko-demografis dan sosio-kultural, Kaltim sebenarnya memang heterogen dan multi-kultur. Sejauh ini, masyarakat Kaltim pun sudah dengan sangat terbuka menyatakan dukungannya terhadap program pembangunan IKN Nusantara.

Dukungan tersebut misalnya dinyatakan oleh Pemuda Indonesia (PPI) Kutai Kartanegara. Ketua Presidium PPI, Syamsul Arifin mengatakan, program pemindahan IKN dari Jakarta ke Kaltim ini telah menumbuhkan harapan besar. Dalam waktu bersamaan, program ini juga menimbulkan kesadaran warga untuk memacu diri.

Baca juga : IKN Nusantara Ramah Budaya Dan Lingkungan

“Kita berharap bisa terlibat aktif dan tidak tertinggal. Karena itu, kita juga menjadi sadar, bahwa kita harus mempersiapkan diri. Kualitas SDM pemuda Kaltim harus ditingkatkan dari sekarang,” ungkap Syamsul di Tenggarong, Kutai Kartanegara, Selasa (01/03).

Dukungan juga datang dari Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Kabupaten Penajam Paser Utara. Ketua KKSS PPU, Khaeruddin mengatakan keputusan pemerintah membangun IKN Nusantara di Kaltim seakan mimpi yang segera menjadi kenyataan.

Baca juga : Ahok, Bye...Bye...

“Kami berharap program ini segera dimulai, dan kita semua bisa terlibat aktif di proses pembangunannya,” ucap Khaeruddin, kemarin. [RCH]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.