Dark/Light Mode

Kepala BIN: IKN Nusantara Percepat Pertumbuhan Ekonomi

NKRI Makin Kuat Di Dunia, Itu Dambaan Kita Semua

Jumat, 11 Maret 2022 06:22 WIB
Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Jenderal Pol (Purn) Budi Gunawan.
Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Jenderal Pol (Purn) Budi Gunawan.

 Sebelumnya 
Dalam rapat tersebut, Jokowi memperkenalkan Bambang dan Dhony kepada para menteri yang hadir dan mengungkapkan alasan memilih keduanya. Kata dia, Bambang dan Dhony adalah kombinasi yang sangat baik. Bambang yang lulusan ITB memiliki rekam jejak panjang di bidang infrastruktur. Selain itu, melanjutkan pendidikan S2 dan S3 di bidang yang berkaitan dengan transportasi dan keuangan. Terakhir, Bambang menjabat sebagai Vice President di Bank Pembangunan Asia (ADB). “Saya kira dari semua sisi ini lengkap,” puji Jokowi.

Mantan Walikota Solo itu lalu memuji Dhony yang punya pengalaman A sampai Z di sektor properti. Menurut Jokowi, keduanya bisa saling melengkapi.

Dengan kapasitas dan pengalaman yang dimiliki Bambang dan Dhony, Jokowi yakin pembangunan IKN akan berjalan lancar. Menurut dia, keduanya akan gampang berkomunikasi dengan berbagai pihak seperti dengan Kepala Bappenas Suharso Monoarfa, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, atau dengan Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Panjaitan.

Baca juga : Indonesia Sentris Kini Di Depan Mata

Terakhir, Jokowi mengingatkan, pembangunan IKN harus berjalan secara maksimal, terlebih minat masyarakat di dalam maupun luar negeri dinilai cukup tinggi.

“Saya harapkan karena yang berminat dengan Ibu Kota Nusantara ini sangat banyak, baik dari domestik maupun dari luar,” ungkapnya.

Usai dilantik, Bambang mengatakan siap bekerja sesuai dengan arahan Jokowi. Dia mengaku bersama Dhony telah mendiskusikan visi dan arah pembangunan ibu kota baru di Kalimantan Timur yang bakal dipimpinnya. Pembicaraan ini, lanjut dia, menindaklanjuti diskusi bersama Jokowi sebelumnya.

Baca juga : NKRI Makin Gagah

Dalam diskusi itu, lanjut Bambang, Jokowi ingin IKN nanti menjadi kota yang inklusif, hijau, mempunyai kemampuan digitalisasi, humanis, serta berkelanjutan. Sebuah kota untuk semua kalangan.

Tentu saja, kata dia, membangun sebuah kota, apalagi ibu kota baru membutuhkan waktu yang tak sebentar. Soalnya yang dibangun bukan hanya fisiknya saja. Tapi juga kerekatan sosialnya, interaksi antar warganya.

“Untuk membangun kota dengan baik tentu memerlukan waktu 15-20 tahun biasanya sehingga kota itu benar-benar mempunyai roh atau soul of the city,” kata Bambang. [BCG]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.