Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- STY Nilai Persija Sudah 80 Persen Jelang Super League 2026/2027
- Beckham Putra Siap Bawa Persib Lolos ke ACL Two
- Runner Up, Timnas Putri U-16 Punya Masa Depan Cerah
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
Sebelumnya
Akun @Naomiushihara menyebut tren kasus aktif Covid-19 di Indonesia terus mengalami penurunan. Indonesia tengah bersiap menuju endemi Covid-19.
@HanyaNkri berharap, tahun 2022 Covid-19 sudah menjadi endemi. “Maka dari itu, prokes harus tetap dilakukan secara ketat,” katanya.
Senada, @DoniDam045 juga optimistis Indonesia akan memasuki fase endemi Covid-19. Kata dia, fase endemi memungkinkan masyarakat melakukan aktivitas secara normal dan hidup berdampingan dengan Covid-19.
Baca juga : Angin Segar Dari Mandalika
“Dukung kebijakan Pemerintah yang akan mengubah pandemi Covid-19 menjadi endemi, dengan selalu disiplin protokol kesehatan serta lakukan vaksinasi lengkap untuk membentuk Herd Immunity,” kata @Sarbono18.
Akun @irpanori menyebut daerah pertama di Indonesia yang sudah endemi Covid-19 adalah Mandalika, Lombok, NTB. Di sana, penonton MotorGP berdesakan seperti di Eropa.
“Sebetulnya, saat ini sudah masuk endemi Covid-19 seperti halnya flu pada umumnya. Tapi karena kepentingan segelintir orang, jadi nggak kelar-kelar pandemi dengan berbagai alasan,” ujar @Deni_Ardiansah.
Baca juga : Nyeri Tenggorokan Akibat Omicron? Begini Cara Mengatasinya
Menurut @AnggaWangga1, berdasarkan keterangan para ahli, munculnya herd immunity dan peningkatan kekebalan tubuh, baik lewat vaksin maupun infeksi alami dapat mendorong status Indonesia ke endemi Covid-19.
“Pelonggaran pembatasan bisa menjadi titik awal melepas status pandemi jadi endemi,” kata @aang1928.
Akun @aang1928 menyarankan untuk memberlakukan Covid-19 seperti TBC, Brochitis dan Infeksi Saluran Pernafasan Atas (ISPA). “Nggak usah diistimewakan,” pinta dia.
Baca juga : Pakai Masker Di Transportasi Umum Kudu Tetap Diwajibkan
Akun @upk_kemenkes mengingatkan, meski pelonggaran mobilitas bagi pelaku perjalanan domestik telah dilaksanakan, tapi prokes harus terus ditaati.
Dia yakin, prokes masih menjadi hal yang penting untuk mencegah peningkatan kasus selama masa transisi pandemi menuju endemi Covid-19. [TIF]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya