Dewan Pers

Dark/Light Mode

Evaluasi Stok dan Harga Pangan Jelang Ramadan, Satgas Pangan Polri Gelar Rakor

Rabu, 30 Maret 2022 20:15 WIB
Kepala Satgas Pangan Polri Irjen Helmy Santika menggelar rapat koordinasi internal untuk mengevaluasi ketersediaan dan harga pangan menjelang bulan Ramadan dan Idul Fitri 2022, Rabu (30/3). (Foto: Satgas Pangan Polri)
Kepala Satgas Pangan Polri Irjen Helmy Santika menggelar rapat koordinasi internal untuk mengevaluasi ketersediaan dan harga pangan menjelang bulan Ramadan dan Idul Fitri 2022, Rabu (30/3). (Foto: Satgas Pangan Polri)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kepala Satgas Pangan Polri Irjen Helmy Santika menggelar rapat koordinasi internal untuk mengevaluasi ketersediaan dan harga pangan menjelang bulan Ramadan dan Idul Fitri 2022.

Dalam rakor yang dihadiri oleh Satgas Pangan Pusat dan Kasatgas Daerah dari seluruh Indonesia itu, Helmy menyampaikan, secara umum ketersediaan barang kebutuhan pokok masyarakat menjelang bulan puasa dan Lebaran tahun ini mencukupi.

"Hal ini berdasarkan hasil monitoring, paparan dan data yang dihimpun dari kementerian terkait. Beberapa komoditas yang menjadi hotspot selain minyak goreng, yaitu gula, daging sapi dan kedelai karena pemenuhannya bergantung pada impor dan harga dipengaruhi oleh perkembangan global," ujar Helmy di Jakarta, Rabu (30/3).

Berita Terkait : Satgas Pangan Dan TPID Sebut Harga Sembako Masih Wajar

Untuk komoditas lokal seperti bawang merah dan cabai, Staf Ahli Kapolri Bidang Manajemen ini mengatakan, secara umum stok ketersediaannya aman.

Helmy menyebut, pemerintah sudah mengambil langkah-langkah antisipasi terkait dengan hal ini melalui realisasi importasi gula, daging sapi, dan kedelai yang untuk tujuan pemenuhan ketersediaan di dalam negeri.

"Strategi komunikasi, koordinasi dan kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan akan terus dilaksanakan dan ditingkatkan untuk mendiskusikan permasalahan yang terjadi dan penyelesaiannya," bebernya.

Berita Terkait : Jelang Ramadan, KSP Pastikan Harga Sembako Akan Terkendali

Satgas Pangan, lanjut Helmy, tetap mendalami dan menindaklanjuti informasi-informasi yang masuk terkait adanya dugaan pihak-pihak yang berlaku curang atas komoditas untuk keuntungan pribadi. Laporan tersebut akan ditangani secara objektif, prosedural, profesional dan transparan.

Dalam rakor tersebut, Helmy memberikan beberapa penekanan. Pertama, terkait dengan minyak goreng yang saat ini sedang dilakukan upaya stabilisasi oleh pemerintah, harus didukung dengan langkah nyata membantu pengawasan dan pendistribusiannya harus lancar.

Kedua, terkait komoditas lain menjelang bulan puasa dan Lebaran, Satgas Pusat dan Daerah agar melakukan pengecekan langsung onthespot di sentra-sentra pangan seperti Brebes, Magelang, Temanggung dan lain-lain.

Berita Terkait : Puan: Pemerintah Harus Bisa Stabilkan Harga Pangan Sebelum Ramadan

"Kunjungi petani, pedagang sampai ke pasar untuk bisa berkomunikasi dengan baik, serap apa yang menjadi permasalahan," imbau mantan Dittipideksus Bareskrim ini.
 Selanjutnya