Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Prabowo di KTT BRICS: Indonesia Tidak Suka Didikte Kekuatan Tertentu
- Hari Ke-6, Tim SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal di Selat Sunda
- Telkomsel Luncurkan Halo Optima Hadirkan Kuota Hingga 2.000 GB
- Luka Menalo Kecewa, Igor Tolic Minta Maaf
- Roll To Glory FIFA ASEAN Cup 2026 Meriahkan CFD Jakarta
RM.id Rakyat Merdeka - Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) Airlangga Hartarto menyatakan, kondisi pandemi Covid-19 konsisten membaik memasuki pekan pertama Ramadan.
Dia mengatakan, hasil asesmen level Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berbagai wilayah di Indonesia terus mengalami perbaikan.
Baca juga : Masa Pandemi Covid-19, Kemendikbudristek Kebanjiran Pemohon Layanan Informasi
Wilayah PPKM Level 1 terus meningkat hingga mencapai 84 dari sebelumnya hanya 26 kabupaten/kota. Pada PPKM Level 2, jumlahnya sebanyak 259 dari 250 kabupaten/kota.
Daerah dengan PPKM Level 3 juga terus membaik dari sebelumnya 110 menjadi hanya 43 kabupaten/kota.
Baca juga : TAF Sabet Penghargaan Perusahaan Pembiayaan Mobil Terbaik 2022
Airlangga menuturkan, meski konsisten membaik, Pemerintah tetap waspada terhadap potensi lonjakan kasus Covid-19 di Tanah Air.
“Karena itu, Pemerintah memutuskan memperpanjang PPKM selama dua pekan ke depan, dari tanggal 12 April hingga 25 April,” ujar Airlangga, kemarin.
Baca juga : Alhamdulillah, Penanganan Covid-19 Semakin Membaik
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian ini menambahkan, dalam dua pekan terakhir, Angka Reproduksi Efektif (Rt) Indonesia tetap berada di level 1,00. Hal tersebut menandakan laju penularan (transmisi) Covid-19 terkendali di semua pulau.
Termasuk di Pulau Maluku, yang sebesar 1,02.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya