Dark/Light Mode

Sponsor Bolanya Keseret Mafia Migor

Kaesang Buru-buru Cuci Piring

Sabtu, 23 April 2022 06:28 WIB
Kaesang Pangarep. (Foto: Ist)
Kaesang Pangarep. (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Gara-gara sponsor bolanya, Persis Solo, keseret mafia minyak goreng alias migor, Kaesang Pangarep kena imbasnya. Anak bungsu Presiden Jokowi itu pun langsung buru-buru "cuci piring" dengan menceraikan sponsornya.

Adalah PT Wilmar Nabati Indonesia yang diputus kerja samanya oleh Kaesang pasca Komisaris Wilmar MP Tumanggor (MPT) ditangkap Kejaksaan Agung (Kejagung) karena kasus kuota ekspor migor. Penangkapan MPT merupakan pengembangan dari kasus korupsi yang menjerat Dirjen Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan (Kemendag), Indrasari Wisnu Wardhana (IWW).

IWW ditangkap karena menerbitkan izin terkait persetujuan ekspor kepada tiga perusahaan, salah satunya Wilmar. Pengeluaran izin tersebut dituduh melawan hukum. Pasalnya, penerbitan persetujuan ekspor kepada eksportir seharusnya tidak mendapat izin karena tidak memenuhi syarat Domestic Market Obligation (DMO) dan Domestic Price Obligation (DPO).

Baca juga : Dirjennya Jadi Tersangka Mafia Migor, Mendag Dukung Kejagung

Wilmar ikut jadi sponsor Persis Solo sejak Oktober 2021, atau saat tim ini masih berkompetisi di Liga 2 musim 2021. Setengah tahun lebih, logo Wilmar nebeng di bagian depan jersey klub sepak bola yang bermarkas di Surakarta itu. Tepatnya, di dada sebelah kanan. Logo Wilmar ini bersanding dengan sponsor utama lainnya antara lain, Free Fire, Bank Aladin Syariah, dan Gurih.

Gara-gara Wilmar keserempet kasus mafia migor, Persis Solo dan Kaesang pun jadi bahan omongan warganet. Mereka menyebut Persis Solo kecipratan duit mafia migor.

Mengetahui hal itu, Kaesang yang menjadi Direktur Utama Persis Solo itu, buru-buru ambil tindakan terukur. Dia putuskan menyudahi kerja sama antara klub sepak bola yang dinahkodainya dengan Wilmar. 

Baca juga : Polda Banten Bongkar Mafia Migor Curah, Dikemas Ulang Jadi Migor Kemasan Berhadiah Sabun Cuci

"Penting bagi kami untuk mengambil keputusan serius sebagai penanda sikap, dan dalam hal ini kami memutuskan untuk tidak melanjutkan kerja sama dengan Wilmar sebagai salah satu sponsor Persis," tegas Kaesang, kemarin. 

Dia bilang, sinergi yang terjalin antara klubnya dan Wilmar merupakan kerja sama profesional yang didasari untuk pengembangan sepak bola yang lebih berprestasi di kota yang dipimpin kakaknya itu, Gibran Rakabuming Raka. Selama kurun waktu kerja sama musim lalu, lingkup kerja sama kedua pihak terbatas hanya dalam koridor profesional yang sudah disepakati bersama, melalui surat perjanjian kerja sama.

"Dalam konteks kerja sama, hubungan kedua belah pihak berlandaskan asas profesionalisme yang tidak ikut campur/terlibat dalam sistem kerja/manajerial perusahaan masing-masing, kecuali dalam konteks lingkup kerja sama sebagai sponsorship Persis di Liga 2 musim 2021," tambah Kaesang.

Baca juga : Mendag Yakin Harga Migor Kemasan Bakal Turun

Mengklaim klubnya menjunjung tinggi asas sportivitas dan kemanusiaan, maka penting bagi Kaesang responsif dan peka dalam memahami gejolak sosial yang ada di masyarakat saat ini. Persis memiliki tanggung jawab moral yang berasal bukan cuma dari para penggemar sepak bola, tapi juga masyarakat Solo secara keseluruhan. Karenanya, sikap yang diambil pihaknya adalah dengan pemutusan hubungan kerja sama dengan Wilmar.

"Hal-hal terkait pemutusan kerja sama, akan ditindaklanjuti lebih lanjut oleh Persis sesuai dengan kesepakatan profesional yang berlaku di hadapan hukum," terang dia. [UMM]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.