Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Dinginkan Suhu Politik Bangsa
Hima Persis Ajak Umat Islam Perbanyak I'tikaf Di Akhir Ramadan
Minggu, 24 April 2022 14:58 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Ketua Umum Pimpinan Pusat Himpunan Mahasiswa Persatuan Islam (Hima Persis) Ilham Nurhidayatullah prihatin melihat kondisi batin masyarakat Indonesia yang semakin tegang pada akhir-akhir ini. Berbagai isu nasional yang terakumulatif di awal April cukup mengganggu stabilitas politik dan ekonomi nasional.
Ilham memaparkan, isu tersebut mulai dari wacana presiden tiga periode, penundaan pemilu, kelangkaan dan kenaikan harga minyak goreng, sampai kenaikan harga BBM. Hal ini berdampak pada harmonisasi hubungan antar masyarakat dan juga stabilitas ekonomi nasional.
“Kondisi yang mengkhawatirkan ini sejatinya juga tengah dicarikan solusi terbaik oleh Pemerintah. Namun, upaya rehabilitasi rohani juga perlu untuk mendinginkan suasana kebatinan bangsa,” ucap Ilham, Minggu (24/4).
Baca juga : Persija Tanpa 3 Pemain Inti Di Laga Pamungkas
Dalam menyikapi hal ini, lanjut Ilham, umat Islam sebagai kelompok mayoritas dapat dilakukan tindakan-tindakan pendekatan keagamaan. Nuansa religi di Ramadan saat ini dapat membantu mendinginkan suasana.
Ilham mengajak seluruh umat Islam di Tanah Air agar memanfaatkan momentum Ramadan untuk mendekatkan diri pada Allah SWT dengan melaksanakan i'tikaf di masjid-masjid seraya menjemput malam Lailatul Qadar, malam yang lebih baik daripada seribu bulan.
"Kondisi sosial dan politik bangsa yang panas ini hendaknya dapat sama-sama kita redam. Bulan Ramadan harus menjadi momentum pendekatan diri pada Allah SWT," ucap Ilham.
Baca juga : Dongkrak Bauran Energi Bersih, PLN Tambah 2 Pembangkit EBT Di Lampung
Dalam i'tikaf dan menjemput malam Lailatul Qadar, umat Islam diperintahkan untuk sejenak mengheningkan diri dari urusan-urusan duniawi. Ilham mengingatkan, umat Islam jangan sampai kehilangan momentum Ramadan diakibatkan sibuk pada urusan duniawi seperti politik dan ekonomi.
Menurutnya, memanfaatkan momentum Ramadan, salah satunya dengan i'tikaf akan mampu pula menjernihkan pikiran dan hati. Serta, menambah ketawadhuan dan kebersihan jiwa.
"Jangan sampai, Ramadan kita rusak karena disibukkan dengan urusan-urusan duniawi. Mari kita semua memanfaatkan momentum ini untuk memperkuat ruhani dan menyucikan kembali hati kita setelah setahun disibukkan dengan perkara duniawi," tutup Ilham. [USU]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya