Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Sebelumnya
Akun @TinaSindy kembali mengingatkan kejadian tahun lalu. Saat itu, kata dia, karena dampak mudik Lebaran kenaikan kasus Covid-19 meninggi.
“Jadi jangan sampai terulang lagi ya gaes kita harus tetap jaga kesehatan dengan membentengi diri dengan prokes yang ketat,” kata dia.
Baca juga : Pangan Murah Kementan Diserbu Warga Sampit
Akun @ikapuspita17 mengakui, mampir ke tempat wisata saat mudik sulit dihindari. Meskipun begitu, pencegahan penularan Covid-19 tidak boleh diabaikan. Dia bilang, saat berada di keramaian, hindari kerumunan, jangan berdesak-desakan dan selalu lakukan prokes sesuai kapasitas masing-masing.
“Ingat, vaksin sampai booster sekalipun nggak 100 persen melindungimu dari Covid- 19. Tetap yang benar jaga jarak, cuci tangan, pakai masker, hindari keramaian dan tambah suplemen,” ungkap @yusenku.
Baca juga : Lestari Imbau Pembangunan Kedepankan Pelestarian Lingkungan
Sementara, @MIRATIPRIMASARI meminta Pemerintah Daerah (Pemda) memberi sanksi tegas kepada pengelola tempat wisata dan hiburan yang tidak menerapkan prokes ketat saat musim libur Lebaran. Dia bilang, semua harus sesuai prosedur, ada aturan wajib yang harus dipatuhi.
“Misalnya, prokes ketat dan pembatasan kapasitas pengunjung,” tuturnya.
Baca juga : Negara G20 Fokus Upaya Hentikan Penularan Covid
Menurut @LuqmanBeeNKRI, Pemerintah sebaiknya memberlakukan pengaturan yang ketat bagi tempat-tempat wisata selama libur Lebaran. Tujuannya, untuk melengkapi pengaturan mudik yang sudah ditetapkan.
“Betul, setelah dikurung selama 2 tahun, lonjakan pengunjung di tempat wisata jelas seperti es dawet, penuh,” ujar @Dennynumerouno. [ASI]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya