Dark/Light Mode
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Sebelumnya
Mari kita bayangkan jika spirit membuat dan menghasilkan produk penyiaran itu bukan semata-mata hanya menggaet atensi pemirsa. Memang dengan segala pesonanya, ketika penontonnya membludak, maka produk tersebut akan menambang iklan dan akhirnya mengeruk keuntungan.
Namun jika saja produk penyiaran nilai tambahnya ditingkatkan sebagai bagian dari upaya untuk memberikan pencerahan kepada publik, persis seperti dakwah yang dilakukan oleh para da’i atau para ulama dan para pendakwah itu, maka kemudian produk penyiaran itu akan mendapatkan setidaknya dua keuntungan sekaligus.
Baca juga : Ini Sosok Thomas Doll, Pelatih Anyar Persija
Pertama, memperoleh atensi publik, karena produk penyiaran itu selain kreatif dan menghibur tetapi juga memberikan makna dan memperkuat nilai-nilai positif dan baik.
Kedua, secara spiritual, maka produk penyiaran yang dibuat oleh para pelaku pun akan memberikan implikasi pahala yang bisa dipetik oleh mereka di hari nanti. Sebab setiap kebaikan yang dihasilkan seseorang dan jika berdampak luas, maka sang pembuat kebaikan pertama itu seperti memiliki passive income pahala.
Baca juga : Dubes Australia Sampaikan Pesan Di Momen Hari Kartini
Maka perhatian kita bersama untuk meningkatkan kualitas produk penyiaran publik ini sebenarnya berkorelasi dengan meningkatnya kesadaran untuk mengabdi kepada Tuhan. (*)
[Dr. Tantan Hermansah, Pengajar Sosiologi Perkotaan, Ketua Prodi S2 KPI, Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah, Jakarta dan Anggota Komisi Infokom MUI Pusat]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.