Dewan Pers

Dark/Light Mode

Polri Bantu Awasi Penanganan Penyakit Mulut Dan Kuku Hewan Ternak

Rabu, 11 Mei 2022 17:02 WIB
Foto: Ist.
Foto: Ist.

RM.id  Rakyat Merdeka - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Kementerian Pertanian (Kementan) untuk membantu melakukan pendampingan serta pengawasan terkait penanganan penyakit mulut dan kuku (PMK) hewan ternak sapi.

Dengan begitu, dinas peternakan di daerah sebagai leading sector penanganan penyakit itu bisa melakukan koordinasi dengan kepolisian setempat dalam rangka pengawasan agar tidak terjadinya penyebaran penyakit tersebut ke luar wilayah temuan.

Berita Terkait : Mentan Jelaskan Kondisi PMK Hewan Ternak

"Polri akan bekerjasama dengan dinas peternakan daerah untuk membantu mengawasi penanganan penyakit tersebut agar tidak terjadi pergeseran ke luar dari wilayah temuan," ujar Sigit dalam keterangan tertulisnya kepada awak media, di Jakarta, Rabu (11/5).

Mantan Kabareskrim Polri ini menyatakan, dengan adanya sinergitas antara dinas peternakan dan jajaran Polri di setiap wilayah, dapat dilakukan tracing dan pengecekan untuk mencegah penyebaran penyakit tersebut ke hewan ternak lainnya.

Berita Terkait : KPK: Proses Pengisian Penjabat Kepala Daerah Rentan Praktik Korupsi

"Sehingga penyakit tersebut bisa kita bantu lokalisir dan tidak meluas dengan bantuan penjagaan dan pengawasan," ujar eks Kapolda Banten itu.

Sigit juga memastikan, Korps Bhayangkara siap untuk mendukung langkah Kementan melakukan upaya lockdown sebagai upaya untuk mencegah penyebaran penyakit tersebut.

Berita Terkait : BKS Akui Belum Maksimal

Pihak kepolisian, tambah Sigit, juga akan ikut membantu melakukan pengecekan ketat terhadap proses perdagangan hewan ternak dengan merujuk dari hasil pemeriksaan dokter hewan dari Balai Karantina Dinas Pertanian dan Peternakan.

"Melakukan pengawasan dengan cara penyekatan perdagangan hewan ternak keluar atau masuk pada wilayah tersebut yang mengacu pada dokumen hasil pemeriksaan dokter hewan dari Balai Karantina Dinas Pertanian dan Peternakan," papar Sigit.
 Selanjutnya