Dewan Pers

Dark/Light Mode

4 Bulan Jelang Lengser

Anies Manjain Orang Miskin

Selasa, 5 Juli 2022 06:30 WIB
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. (Foto : Instagram @aniesbaswedan).
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. (Foto : Instagram @aniesbaswedan).

RM.id  Rakyat Merdeka - Masa jabatan Anies Baswedan sebagai Gubernur DKI Jakarta tinggal 4 bulan lagi. Oktober nanti, Anies bakal lengser. Sisa waktu yang tinggal sedikit ini Anies gunakan untuk manjian orang miskin ibu kota. Buktinya, Anies nyawer untuk subsidi pangan hingga Rp 1 triliun.

Anies menerangkan, anggaran sebesar itu memang diplot untuk warga miskin kota tahun ini. Ia meyakini, duit sebanyak itu cukup untuk mengurangi beban naiknya harga-harga kebutuhan pokok saat ini.

"Alokasi cukup untuk subsidi pangan. Jumlah sekitar Rp 1 triliun untuk subsidi pangan di Jakarta," ungkap Anies, di Kantor Kementerian Pertanian (Kementan), Ragunan, Jakarta Selatan, kemarin.

Dalam hitungan Anies, anggaran itu cukup untuk membantu 1 juta warga Jakarta dengan tingkat kesejahteraan rendah. Dana tersebut akan digunakan untuk mensubsidi telur, daging ayam, daging sapi, ikan, dan susu.

Anies berharap, bantuan tersebut bisa mencukupi nutrisi anak-anak dari keluarga pra-sejahtera. Bantuan ini, sebutnya, adalah bagian upaya negara hadir di tengah masyarakat miskin. "Negara hadir memberikan bantuan-bantuan pangan kepada mereka," tuturnya.

Berita Terkait : Gibran Muridnya Prabowo

Anies melanjutkan, 95 persen bahan pangan akan dipasok dari luar DKI Jakarta. Itu artinya, manfaat duit Rp 1 triliun itu tidak hanya dinikmati warga DKI, tapi juga berimplikasi nasional. Hitungannya, jika pasokan pangan terjaga, inflasi pangan akan lebih terkendali.

"Bila inflasi Jakarta terjaga, inflasi nasional terjaga. Jadi, berapa pasokan ini punya dampak strategis di level nasional," lanjutnya.

Pengamat kebijakan publik Universitas Trisakti Trubus Rahadiansyah memuji langkah Anies ini. Dia menilai, alokasi Rp 1 triliun untuk subsidi pangan adalah program yang bagus.

"Saya kira tepat, bahkan kalau perlu lebih dari itu. Karena Jakarta mengalami kemiskinan ekstrim. Sudah seharusnya DKI punya tim untuk mengendalikan harga," kata Trubus, tadi malam.

 

Ia berharap, warga miskin yang tinggal di pemukiman kumuh diberikan jaring pengaman sosial. Agar stunting akibat kekurangan gizi bisa dicegah dan ditangani.

Berita Terkait : KPK Buka Peluang Jerat Anak Mantan Pejabat Pajak Wawan Ridwan

"Rp 1 triliun malah kecil, dengan puluhan triliun APBD DKI. Keberpihakan Pak Anies kepada warga miskin kota, apalagi di saat injury-time begini, harus ditingkatkan. Program begini bisa dilanjutkan pemimpin DKI berikutnya," lanjutnya.

Sebagian warganet mengaku mendapat subsidi pangan dari Anies. Mereka pun mengucap syukur dan berterima kasih. Salah satunya diungkap akun @rifky_chintan. "Alhamdulillah saya salah satunya yang dapat sembako murah dari Pemprov DKI, sangat membantu di saat seperti ini," tulisnya.

Saking girangnya, akun @ShofwatE bahkan mendoakan agar Anies menjadi capres. "Saya mendoakan semoga Pak Anies mendapatkan balasan kebaikannya dari Allah secara langsung dengan menjadikannya Capres 2024 Insya Allah Qabul Aamiin," doanya.

Akun @fmuchtar_ berbicara dengan gaya akademis. Kata dia, program subsidi pangan itu cukup bagus. Agar harga bahan pokok tidak naik gila-gilaan, sehingga bisa menekan inflasi.

"Salah satu cara Pemprov DKI mengendalikan harga pangan di Jakarta. Belum lagi, di bawah kepemimpinan Pak Anies, pasar Jaya buka JakGrosir di Kepulauan Seribu, biar harga pangan di seluruh wilayah Jakarta sama dan biar warga Kepulauan Seribu dekat belanjanya," jelasnya.

Berita Terkait : Kiai Ma'ruf Tak Merasa Dicuekin

Tapi ada juga yang meledek. Akun @JOINLampung salah satunya. Dia menilai, kebijakan semacam ini hanya bersifat sementara.

"Apa hebatnya dengan subsidi pangan begini karena hanya bersifat sementara (mengurangi pengeluaran), adakah upaya konkret yang dilakukan Pemprov untuk meningkatkan pendapatan mereka?" tulisnya.

"Semakin besar dana subsidi pangan begini yang dikucurkan semakin menunjukkan kalau Anies tidak mampu sejahterakan rakyatnya secara mandiri," ledek @t0sso. [SAR]