Dewan Pers

Dark/Light Mode

Kalau Tak Terbukti Terlibat Kasus Brigadir J

Ferdy Sambo Sebaiknya Dikembalikan Menjadi Kadiv Propam

Selasa, 19 Juli 2022 18:25 WIB
Irjen Ferdy Sambo.
Irjen Ferdy Sambo.

RM.id  Rakyat Merdeka - Direktur Rumah Politik Indonesia, Fernando Emas menyatakan, jika Irjen Ferdy Sambo tidak terbukti terlibat dalam tewasnya Brigadir J, maka posisi Kadiv Propam Sebaiknya kembali diserahkan kepadanya.

Hal itu disampaikan Fernando merespons Langkah Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menonaktifkan sementara Irjen Ferdy Sambo sebagai Kadiv Propam Polri.

Berita Terkait : Kapolri Nonaktifkan Irjen Ferdi Sambo Dari Jabatan Kadiv Propam

"Kalau memang Fredy Sambo tidak memiliki keterlibatan dengan kematian Brigadir Joshua, maka sebaiknya Kapolri segera mengembalikan posisi Fredy Sambo sebagai Kadiv Propam," ujarnya kepada wartawan, Selasa (19/7).

Menurut Ferdy, locus delicti atau tempat kejadian baku tembak anak buah Irjen Ferdy Sambo dan motifnya, sebetulnya tidak ada hubungannya dengan jabatannya sebagai Kadiv Propam Polri.

Berita Terkait : Kriminolog: Percayakan Penuntasan Kasus Brigadir J Kepada Tim yang Dibentuk Kapolri

"Tidak ada hubungan antara tempat terjadinya peristiwa penembakan Brigadir Joshua dengan jabatan Ferdy Sambo sebagai Kadiv Propam Polri," tuturnya.

Hanya saja, selain karena tempat kejadian perkara adalah rumah milik Ferdy Sambo, kasus penembakan Brigadir J juga melibatkan orang dekatnya, yakni istrinya, dan ajudannya Bharada E.

Berita Terkait : Brigadir J Todongkan Senjata Dan Hardik Istri Kadiv Propam, Diam Kamu!

Brigadir J disebut polisi tewas setelah adu tembak dengan Bharada E, setelah kepergok melakukan pelecehan seksual kepada istri Sambo.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menonaktifkan Irjen Ferdy Sambo, Senin (18/7). Sigit menunjuk Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono sebagai Kadiv Propam Polri sementara setelah penonaktifan Irjen Ferdy Sambo. ■