Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- STY Nilai Persija Sudah 80 Persen Jelang Super League 2026/2027
- Beckham Putra Siap Bawa Persib Lolos ke ACL Two
- Runner Up, Timnas Putri U-16 Punya Masa Depan Cerah
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
Diduga Dicekik Sebelum Dibunuh
Makam Brigadir J Akan Dibongkar
Kamis, 21 Juli 2022 07:35 WIB
Sebelumnya
Di tempat yang sama, Ketua Harian Kompolnas, Benny Mamoto menyatakan autopsi ulang Brigadir J bakal segera dilaksanakan. Dengan adanya rencana autopsi ulang, mengartikan permohonan pihak keluarga telah disetujui pihak kepolisian.
Nantinya autopsi ulang bakal melibatkan kedokteran forensik independen. Pihaknya membentuk tim independen untuk melakukan autopsi ulang. "Tidak hanya dari Pusdokes Polri, tapi juga dari independen. Inilah bentuk transparansi yang dilakukan," tegas Benny.
Baca juga : Alibi Irjen Sambo Tes PCR Saat Penembakan Brigadir J Bakal Didalami Kompolnas
Sayangnya Benny tidak menjelaskan secara rinci perihal waktu autopsi ulang Brigadir J. Yang jelas, proses pembongkaran kembali kuburan Brigadir J bakal dilakukan tak lama lagi. "Akan diatur waktunya dalam waktu dekat. Tentunya akan dilibatkan forensik independen termasuk asosiasi dokter forensik itu juga kami undang," tuturnya.
Sementara itu, anggota Komisi III DPR, Trimedya Panjaitan mendesak Polri untuk segera membereskan kasus ini secepat mungkin. Menurutnya, waktu 1 bulan cukup bagi Polri untuk menyelesaikan kasus ini. Apalagi CCTV yang jadi bukti utama, sudah ditemukan. Gelar perkara awal sudah dilaksanakan.
Baca juga : Kompolnas: Jenazah Brigadir J Akan Diautopsi Ulang
"Menurut gue sih paling lama 1 bulan ya. Paling lama. Mudah-mudahan dua minggu selesai lah karena kan memang jagoan-jagoan semua timnya kan," sambar Trimed.
Kata dia, Polri cuma diminta usut hal-hal janggal. Misalnya, tidak ditemukannya selongsong peluru yang tertinggal dan secercah darah yang menjadi bukti telah terjadi baku tembak di TKP. "Kalau ada tembak-tembakan, tentu ada selongsong peluru di rumah dinas Kadiv Propam. Kemudian seharusnya juga ada ceceran darah di rumah Kadiv Propam," sambung politisi PDIP itu.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya