Dark/Light Mode

Yuk, Bareng-bareng Kita Cegah Dan Stop Bullying

Senin, 25 Juli 2022 07:10 WIB
Ilustrasi Stop Bullying. (Foto: Istimewa).
Ilustrasi Stop Bullying. (Foto: Istimewa).

RM.id  Rakyat Merdeka - Peristiwa perundungan atau bullying masih saja terjadi, khususnya di lingkungan anak-anak. Karena itu, peran orang tua sangat dibutuhkan untuk mencegah anak menjadi pelaku atau korban bullying.

Akun @indonesiabaik.id mengatakan, rumah menjadi tempat pertama anak belajar kehidupan, termasuk di antaranya mengajarkan kebaikan antar sesama. Dia mengungkapkan, setiap orang tua tidak ingin anaknya menjadi korban bullying.

“Pelaku bullying pun memerlukan penanganan khusus. Agar, perilakunya tak bertambah buruk hingga menghambat kemajuannya di masa depan,” kata @indonesiabaik.id.

Baca juga : Hubungan Luhut Vs Mega Dipanas-panasin

Akun @bagos2 mengungkapkan, masih banyak orang tua yang justru memberi contoh buruk kepada anak-anaknya. Sehingga, kata dia, anak-anak menjadi pelaku bullying.

“Lebih miris lagi ada yang sering berkata kasar di depan anak kecil tapi dianggap wajar,” ungkapnya.

Akun @dhevee24 heran, kenapa sesama anak kecil sudah berani bullying temannya. Kata dia, apa di keluarganya juga diperlakukan seenaknya. Dia yakin, anak-anak kecil yang melakukan bullying karena ada contoh yang ditiru.

Baca juga : Mabuk, Bagnaia Terancam Sanksi Dari Ducati

“Memang nggak semua orang tua mengerti cara berkomunikasi yang baik dengan anak, kebanyakan sekarang punya anak terus sudah saja gede sendiri, tanpa arahan,” tuturnya.

Akun @mhdhasibuan mengatakan, anak-anak harus diajarkan untuk lebih tegas kepada pelaku bullying. Kata dia, ajarkan kepada anak-anak untuk tidak takut kepada pelaku bullying (pembully) dan tidak takut untuk mengadu ke orang tua atas tindakan pembulian orang lain.

“Kayaknya sekarang harus ada tindakan serius buat anak yang melakukan tindak bullying. Dari Pemerintah, orang tua, pihak sekolahan,” kata @chocholatemilky.

Baca juga : Dongkrak User, Smartfren Gandeng Vidio Dalam Layanan Streaming

Akun @broto0417 meminta Pemerintah Daerah (Pemda) melakukan sosialisasi secara intensif di sekolah agar kasus perundungan, baik di dalam maupun di luar lingkungan sekolah tidak terjadi lagi. Termasuk juga, kata dia, sanksi yang tegas bagi pelaku perundungan tanpa pandang status sosial.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.