Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- STY Nilai Persija Sudah 80 Persen Jelang Super League 2026/2027
- Beckham Putra Siap Bawa Persib Lolos ke ACL Two
- Runner Up, Timnas Putri U-16 Punya Masa Depan Cerah
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
Pro Kontra Isu Pertalite Bakal Naik Jadi Rp 10 Ribu/Liter
Jaga APBN Sehat, Jangan Bikin Kantong Warga Jebol
Sabtu, 20 Agustus 2022 06:30 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Pemerintah telah memberi sinyal kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi. Indikasinya, berkali-kali disebut subsidi dan kompensasi energi membengkak sampai Rp 502 triliun.
Kabar kenaikan harga BBM subsidi makin kencang setelah disebar makassar_ iinfo di akun Instagramnya. Disebutkan, harga Pertalite naik Rp 2.350, sehingga harga per liternya menjadi Rp 10 ribu.
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Irto Ginting mengatakan, pihaknya masih menunggu arahan Pemerintah. Soalnya, penentuan harga BBM subsidi merupakan kewenangan regulator.
“Hingga saat ini harga Pertalite masih tetap Rp 7.650, sebagaimana ditentukan Pemerintah,” jelas Irto.
Netizen riuh menanggapi bakal ada kenaikan harga BBM jenis pertalite menjadi Rp 10 ribu per liter. Soalnya, kendaraan masyarakat untuk mobilitas paling banyak menggunakan BBM subsidi.
“Kenaikan BBM sebagai kado kemerdekaan Indonesia yang tidak merdeka,” sindir @aii_acmad.
Akun @Indonesia_maju meminta Pemerintah tidak menaikkan harga pertalite. Subsidi BBM masih sangat dibutuhkan untuk mobilitas rakyat kecil.
“Kenapa harus ngotot naiknya langsung Rp 2-3 ribu per liter,” tanya @ theblues_sebilas.
Baca juga : Musuh Anies Langsung Nyaring
Akun @theblues_sebilas mengatakan, sebaiknya Pemerintah menaikkan harga pertalite secara bertahap, sambil menunggu perkembangan harga minyak dunia.
“Saat harga minyak dunia naik, rakyat yang dibebanin. Tapi, waktu harga minyak turun, boro-boro ingat rakyat menurunkan BBM,” ujar @Refkyalzentha.
Akun @Mukhliss rindu dengan tangisan Ketua DPR Puan Maharani yang menangisi kenaikan harga BBM di era Presiden SBY.
Kata @Hery_ansar, saat itu BBM cuma naik Rp 500 rupiah demonya berjilid-jilid. “Sekarang diem bae,” sindirnya. “Rindu mahasiswa turun ke jalan saat BBM dinaikkan Pemerintah,” sambung @Yandri.
Baca juga : Pertamina Harus Dapat Tambahan Dana Kompensasi
Menurut @Pr1nC303, dengan naiknya harga pertalite dan solar, daya beli masyarakat dipastikan bakal menurun. Selain itu, akan lahir orang miskin baru.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya